Menyatakan kepada suami untuk pertama kali

Jun 11th, 2009

Dalam kebanyakan kasus, orang pertama yang menerima berita gembira akan kehamilan adalah suami yang juga akan menjadi “daddy“. Dia adalah orang yang akan membantu Anda melalui kehamilan Anda dan dia adalah mitra dalam membesarkan bayi Anda. Hal itu kita berpikir bahwa dia pantas untuk menerima berita baik pertama.

Kapan memberitahukannya?
Setelah Anda menerima konfirmasi dari dokter atau Anda mencoba menggunakan alat test kehamilan bahwa Anda dinyatakan positif hamil maka tidak ada alasan anda harus menunggu untuk berbagi berita dengan suami. Biasanya tes kehamilan akan terjadi sekitar 6 minggu atau lebih.
Ingat ini adalah anak dari pasangan Anda juga. Jika Anda tidak bersama suami ketika mengambil hasil tes, sebaiknya segera memberitahukannya setelah keluar hasil tes. Karena kehamilan merupakan suatu perasaan bagi dia sehingga anda harus mendukung suami juga.

Bagaimana menyampaikannya?
Hal ini merupakan moment/keadaan yang spesial dan membahagiakan bagi pasangan suami isteri bahkan mungkin moment ini akan diingat selamanya, untuk menyampaikannya mungkin anda bisa mempertimbangkan lebih daripada sekedar mengatakan “Saya hamil“.

- Tatap muka / face-to-face
Jika Anda bersama-sama dengan suami Anda ketika mengambil hasil test kehamilan, anda akan melihat hasilnya cukup dengan melihat wajahnya. Jika gembira dengan kehamilan, suami Anda akan terlihat sukacita di wajah dan bereaksi.

- Pesan Singkat / SMS
Jika suami Anda tidak mendampingi Anda ketika mengambil hasil test kehamilan, Anda dapat memberitahu dia melalui pesan pendek/SMS. Mengirim sms atau mms untuk memberi tahu dia dan tunggu dia ketika datang ke rumah untuk merayakan berita gembira itu.

No comments yet.