Ciri-Ciri dan Tips Hadapi Narsis

Nov 5th, 2008

Di artikel sebelumnya, kita sudah tahu mengenai sejarah dan definisi narsis, selanjutnya kita membahas mengenai ciri-ciri dan tips hadapi narsis, kali aja ciri-cirinya itu sesuai dengan diri kita sendiri :D
Langsung saja kita lanjutkan topik ini, ciri-ciri orang yang narsis antara lain;
- Senang menjadi pusat perhatian.
- Senang membangga-banggakan dirinya secara terlalu berlebihan.
- Orang Narsis berbeda dengan orang yang percaya diri karena hampir setiap hari dia akan dan hanya berbicara mengenai kelebihan dan kehebatan dirinya sendiri serta dia selalu membutuhkan orang lain untuk memuja dirinya.
- Mengeksploitasi orang lain agar selalu merasa bangga dan menyukai dirinya. Ketika orang mulai tidak tertarik kepadanya, dia akan segera mencari korban lain yang akan senang untuk memberikan pujaan bagi dirinya.

Permasalahan terbesar yang dihadapai oleh orang Narsis adalah dia hanya mengambil dari orang-orang di sekelilingnya, tetapi tidak memberikan imbal balik secara tulus. Meskipun dia akan memberikan sesuatu untuk orang lain, dia hanya mengharapkan pujian dan pemujaan terhadap dirinya. Adakalanya orang Narsis ini dapat berlaku sangat baik dan sempurna kepada orang lain, akan tetapi terhadap orang-orang disekitarnya, terhadap anak buahnya ataupun keluarganya, dia dapat menjadi sangat kejam bahkan terkesan jahat. Orang narsis pun tidak segan-segan untuk menteror orang lain yang bermasalah dengannya, misal dengan email, sms maupun telepon yang bisa membuat orang lain bergantung padanya. Setidak-tidaknya dapat membuat mereka akan merasa bersalah sekali.

Kisah lain mengenai narsis adalah Anna Edson Taylor;
“Pada tahun 1901, dia menjadi orang yang pertama kali mampu menyusuri air terjun Niagara serta terjun dari atas air terjun itu menuju ke bawah dengan hanya dengan masuk ke dalam sebuah tong. Selanjutnya hampir kepada semua orang yang pernah bertemu dengannya, Anna selalu menceritakan prestasinya tersebut. Hingga pada akhirnya, sebuah surat kabar tua “Denver Republican” didalam ulasan editorialnya mengatakan dengan pahit kepada Anna, bahwa Anna Edson Taylor sudah mengambil semua penghargaan dan pujian yang semestinya diberikan kepada tong kayu yang telah menyelamatkan dirinya.”

Mengenai penyebab timbulnya narsis karena kebanyakan mereka yang narsistik tidak mendapatkan penghargaan yang layak ketika kecil. Sehingga mengakibatkan hal ini menjadi unfinished business didalam kehidupan mereka.

Tips didalam menghadapi orang narsis, yaitu:
- Hargai dan pujilah dia sepantasnya.
- Tetapi tidak selamanya orang yang narsis harus dipenuhi keinginannya karena dirinya tidak akan pernah ada puasnya. Terkadang, mereka pun perlu diberitahu dan belajar untuk “mencintai” serta memberikan perhatian kepada orang lain tanpa syarat. Dalam tingkat taraf yang ekstrim, orang yang seperti ini membutuhkan bantuan.

Namun dingat, bahwa tidak semua “self promotion” ataupun rasa percaya diri yang kita tunjukkan berarti narsistik. Karena setiap orang harus memiliki kadar tingkat mencintai dirinya sendiri. Hal itu merupakan sesuatu yang wajar. Ketika kita melihat album foto, orang yang kita lihat pertama kali adalah diri kita, inilah insting dalam kehidupan kita. Hanya saja, ketika insting ini berubah menjadi obsesi yang berlebihan, dia akan menjadi wajah narsisistik yang dapat merusak.

  1. aha
    Nov 8th, 2008 at 20:18
    Reply | Quote | #1

    gitu ya (aku narsis nggak ya?)

  2. Staniwan
    Nov 25th, 2008 at 16:37
    Reply | Quote | #2

    ow..
    hihi nice info..

  3. fam
    Apr 20th, 2009 at 14:40
    Reply | Quote | #3

    narsis itu penting lho. karena itu adalah jalan menuju kesuksesan…hehe
    btw, blogku keliatan narsis g sich.. :mrgreen:

  4. re
    Oct 31st, 2009 at 23:05
    Reply | Quote | #4

    wUiH… nGomonG mSlaH naRsisZ
    jD pneNd naRsisZ… :mrgreen: :lol: