October 8, 2008 - admin

Kiat Sukses Berkomunikasi Lancar Dengan Remaja

Ketika si anak beranjak remaja (baca tulisan sebelumnya), orang tua perlu mengetahui bagaimana memahami cara berkomunikasi yang efektif agar ketika berkomunikasi dengan anak tidak terputus karena banyak hambatan didalam berkomunikasi itu. Nah bagaimana komunikasi yang efektif didalam berkomunikasi dengan anak, apa kiat sukses berkomunikasi lancar dengan remaja? kiatnya antara lain sebagai berikut:

1. Membuka hati membuka pintu,
bagaimana orang tua didalam mengungkapan kepada si anak sehingga memungkinkan si anak untuk mau atau bersedia membicarakan sesuatu lebih banyak, mendorong si anak untuk mencurahkan isi hatinya kepada orang tuanya, mendekatkan si anak kepada orang tua. Dan yang patut diingat dalam hal ini yaitu bisa menumbuhkan keadaan dimana si anak merasa diterima dan dihargai oleh orang tuanya. Contoh ungkapan yang sifatnya membuka seperti; “mama koq tertarik ya..”,¬† “Ya ibu mengerti..”, “Oh ya..”, “Coba kamu ceritakan lebih banyak..”, “Wah sepertinya kamu senang ya..”, dan sebagainya.

2. Pendengar Aktif,
Bagaimana kemampuan orang tua didalam menguraikan/memahami perasaan si anak dengan tepat sehingga orang tua mengerti apa yang terjadi pada si anak dengan mengerti perasaan si anak, dengan melihat apa yang disampaikan oleh si anak melalui bahasa verbal maupun nonverbal. Melalui pendengar aktif, orang tua akan mendapat keuntungan seperti: menolong si anak agar tak takut terhadap perasaan (positif-negatif), mengembangkan hubungan yang sangat dekat antara si anak dengan orang tua, meningkatkan kemampuan si anak agar mau mendengar pendapat orang tua, dapat meningkatkan tanggung jawab si anak, mendorong terjadinya katarasis, dan memudahkan si anak didalam memecahkan masalahnya.

3. Berkomunikasi dengan empatik,
Seperti pada prinsip komunikasi empatik, yaitu: “Berusaha untuk mengerti terlebih dahulu, baru dimengerti”. Didalam mendengarkan empatik, orang tua harus berusaha masuk ke dalam kerangka pikiran dan perasaan si anak yang berusia remaja tersebut. Sebagai orang tua, seharusnya tidak hanya mendengar dengan telinga, tetapi dengan hati dan mata. Hati orang tua memahami, merasakan, menyelami , menghayati dan berintuisi dengan berbagai permasalahan yang sedang dialami oleh si anak remaja. Mata orang tua mengamati pesan-pesan data nonverbal yang ditunjukkan atau diekpresikan oleh si anak. Orang tua menggunakan otak kanan juga sekaligus otak kiri. Mendengar empatik, mendengar untuk mengerti secara emosional sekaligus dengan intelektual, bukan hanya dengan maksud untuk menjawab, memanipulasi orang lain atau mengendalikan orang lain.

Kiat diatas bisa membantu didalam orang tua untuk sukses berkomunikasi dengan anak remaja, memang tidaklah mudah untuk bisa menjalin komunikasi yang positif dengan anak remaja yang sedang mengalami berbagai gejolak dalam dirinya, tapi bukan berarti tidak bisa. Pengertian dan pemahaman orang tua mengenai kesulitan-kesulitan, gejolak yang sedang dialami oleh si anak yang berusia remaja, merupakan suatu hal sangat penting dan wajib. Anak remaja sangat  membutuhkan pengertian dari orangtuanya ketika dia sedang mengalami proses perubahan-perubahan. Sikap seperti ini akan dapat mendukung terjalinnya komunikasi yang sukses, komunikasi yang positif dengan anak remaja.

keluarga Berkomunikasi / keluarga / kiat / komunikasi / Lancar / orang tua / positif / remaja / sukses /

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>