9 Hal Yang Harus Diketahui Setiap Orang Tua

3 comments »

Sebagai orang tua, kita sering menuntut si anak untuk belajar, hal itu nampak wajar tetapi orang tua juga harus memahami bagaimana si anak belajar. Berikut ini ada 9 hal yang harus diketahui setiap orang tua didalam memberikan pendidikan si anak agar belajar dengan baik.

- Pendidikan memerlukan dukungan, dan dukungan itu haruslah berkelanjutan. Mulai si anak masih bayi atau didalam kandungan hingga si anak menuntut ilmu di perguruan tinggi atau bahkan hingga ke jenjang Phd.

- Anda adalah contoh panutan dalam hidup anak-anak anda, termasuk bagaimana anda mencintai ilmu.

- Perlu diketahui bahwa pendidikan memerlukan modal yang banyak dari segi waktu, uang serta dukungan moral dan psikologi, tetapi bagaimana anda bisa mengaturnya.

- Jangan terlalu membandingkan apa yang telah anak anda capai dengan orang lain.

- Untuk membantu proses pendidikan, orang tua harus bisa memahami beberapa aspek utama perkembangan pendidikan anak, seperti mengetahui bakat atau kemauan si anak.

- ‘Kekuasaan’ sebagai Ibu dan Ayah, kekuasaan anda itu harus digunakan dengan bijaksana, khususnya dalam proses perkembangan pendidikan anak. Misal buatlah aturan jadual belajar, waktu bermain, dan lain-lain.

- Komunikasi dengan anak-anak sepatutnya terus dilakukan antara si anak dengan orang tua khususnya mengenai perkembangan pelajaran si anak di sekolah.

- Jangan membandingkan perkembangan anda dengan perkembangan anak anda, karena banyak sekali perubahan atau rintangan dan tantangan yang dihadapi oleh anak kita itu berbeda saat kita seumur dia.

- Didalam membantu proses perkembangan pendidikan si anak, orang tua harus senantiasa membuka saluran komunikasi dengan hati yang lapang atau terbuka.

Antara Sabar dan Keluhan

1 comment »

Ketika cobaan atau musibah tiba, cukup susah untuk membedakan antara sabar dan keluhan ketika kita menyampaikan kejadian tersebut kepada seseorang, misal kepada isteri/suami kita, atau kawan kita. Ketika kita menceritakan kejadian tersebut, seolah-olah kita sabar tetapi malah berupa keluhan.

Sebenarnya banyak sekali definisi sabar, tapi kita coba membahas beberapa saja, salah satu definisi sabar adalah menyatukan antara pikiran dan badan kita didalam tempat yang sama. Jadi ketika ada sesuatu yang menimpah kita, kita cuma menikmatinya saja, badan dan pikiran kita memang ada disitu. Misal ketika kita sedang berpergian ke tempat kerja dan ada kemacetan, jika badan dan pikiran kita berbeda tempat tentu yang ada rasakan ketidaksabaran “hhmm kalau saja saya tidak berangkat jam segini tentu tidak macet” padahal badan anda saat ini sedang di dalam mobil yang alami kemacetan lalu lintas.

Orang yang sabar merupakan orang yang bertumpu pada proses dan menikmati semua proses tersebut. Sehingga sabar juga merupakan ciri-ciri orang yang memiliki kecerdasan emosi. Orang yang sabar itu mampu didalam mengendalikan dirinya dan menunda respon yang bersifat jangka pendek untuk mendapatkan kenikmatan jangka panjang.

Sedangkan keluhan merupakan kesulitan didalam menerima sesuatu yang terjadi, penolakan terhadap sesuatu hal pada diri kita. Ketika ada kemacetan seperti pada contoh diatas, kita merasa badan dan pikiran tidak berada dalam satu tempat sehingga timbul rasa mengeluh, keluhan dan akhirnya kita pun tidak menikmati “proses” tersebut.

4 Pondasi Menuju Masa Depan Yang Lebih Indah

3 comments »

Masih ingat mengenai bagaimana kemauan mengubah masa depan dan kiat mewujudkan impian, sekarang tulisan mengenai 4 pondasi menuju masa depan yang lebih indah. Kadang-kadang ketika kita ingin untuk bercita-cita dan ketika akan mewujudkannya terbentur beberapa halangan, baik dari external maupun internal dari diri kita sendiri. Halangan dari diri kita sendiri ini sebenarnya bisa kita ubah jika kita bisa mengantisipasinya, mari kita amati kalimat dibawah ini (kalau ada yang kurang mohon ditambahin) ;

Pertama:
Lupakan kejayaan masa lalu. Mungkin dulu pernah menjadi seorang direktur atau posisi yang tinggi didalam perusahaan atau mendapat penghargaan yang tinggi, dulu kehidupannya sangat mewah, naik turun dari mobil mewah, dimana-mana selalu mendapat sanjungan-sanjungan. Bila mengenang hal itu akan kejayaan dan kemewahan masa lalu, bisa membuat sedih hati.

Kedua:
Jangan iri atau cemburu melihat orang lain yang sukses tetapi tiru dan pelajari apa dan bagaimana caranya dia bisa mendapatkan kesuksesan tersebut.

Ketiga:
Nikmati hari ini, berkaryalah
. Hari ini berkarya tidak usah menunggu esok, selagi sekarang bisa dilakukan, lakukan sekarang juga. Mungkin kalau kita tidak, mood kita akan berbeda dengan sekarang.

Keempat:
Menyongsong hasil esok dengan optimisme. Setiap bangun tidur coba untuk selalu optimis, hari ini bisa lebih baik dari kemarin.

Nah itulah 4 pondasi menuju masa depan yang lebih indah dari FBCom. Mohon maaf jika ada komen dari kawan-kawan yang hilang karena FBCom baru pindah rumah :”>

Antara Benci, Emosi dan Cinta

2 comments »

Memang ada apa dengan Benci, Emosi dan Cinta? Tidak ada apa-apa hanya mencoba merenungi apa arti sebenarnya antara benci, emosi dan cinta itu. Kebetulan hari sabtu, akhir pekan, kita bahas tentang hal ini saja.

Kita mulai saja dengan benci, kebencian atau benci merupakan suatu emosi jiwa yang terasa sangat kuat didalam diri yang  melambangkan ketidaksukaan, antipati kepada seseorang, sesuatu hal, suasana atau barang. Yang merupakan sesuatu hal untuk ingin menghindari, menghilangkan atau menghancurkannya.

Banyak orang yang beranggapan bahwa lawan dari cinta adalah benci tetapi banyak juga yang mendeskripsikannya bahwa lawan dari cinta yaitu ketidakpedulian.

Sedangkan mengenai emosi, kata “emosi” berasal dari perkataan bahasa Perancis, émotion, dari émouvoir, ‘kegembiraan’ dari bahasa Latin emovere, dari e- (varian eks-) ‘luar’ dan movere ‘bergerak’. Kata “Motivasi” juga diturunkan dari kata movere. Emosi merupakan peningkatan kemampuan seseorang untuk mengalami dan mengevaluasi lingkungannya dan kemudian menambah kemungkinan hidup dan bereproduksi, dengan mempersiapkan rencana sederhana untuk berbagai tingkah yang diperlukan, seperti mendekati atau menjauhi obyek yang (tidak) bisa dicerna, bersaing bersama orang lain atau lari jika orang itu terlalu kuat (kemarahan vs. ketakutan), dan membentuk atau kehilangan ikatan kooperatif berdasarkan pada altruisme berbalasan (kebanggaan vs. kesedihan) dengan orang lain.

Cinta, banyak yang mengatakan bahwa cinta itu ada sejak dilahirkan, cinta itu indah, cinta itu mengharapkan balasan, cinta itu suci, dan sebagainya. Nanti kita akan bahas lebih detail mengenai cinta, tunggu saja di FBCom.

sumber: wikipedia.org

Apa Yang Dilakukan Ketika Hadapai Kegagalan

1 comment »

Tips-tips atau kiat-kiat sering kita baca khususnya mengenai bagaimana menghadapai kegagalan, baik kegagalan dalam hubungan cinta, study, dunia kerja atau bahkan ketika apply lowongan kerja. Nah apa yang dilakukan ketika hadapai kegagalan, ada yang menarik ketika membaca-baca di internet mengenai Billy P.S. Lim seorang motivator kelas dunia yang tinggal di Malaysia, mengenai hal itu. Ketika dia menanyakan kepada peserta trainingnya mengenai kesuksesan, dia menanyakan “Mengapa orang bisa tenggelam ketika terjatuh di air?” dan bermacam-macam jawaban diberikan oleh peserta-peserta trainingnya, ada yang menjawab “karena dia tidak bisa berenang”, “karena kedalamnya lebih dari 5 meter”, dan sebagainya.

Kemudian Billy P.S. Lim menjelaskan bahwa kedalamannya pun tak sampai 3 inci dan peserta training pun mengganggap itu hanya “joke” atau bercanda saja untuk menyegarkan suasana kelas trainingnya, tetapi dia tetap memberikan jawabannya dan inilah jawabannya ”Orang akan tenggelam karena dia menetap disitu dan tidak bergerak ke tempat yang lain“.

Berapa kali pun orang jatuh didalam kegagalan tidak akan menjadi masalah, yang penting yaitu kemauan,  kemampuan dan berdoa untuk bangkit kembali setiap jatuh untuk menuju kesuksesan. Babe Ruth seorang pemain baseball yang terkenal, selain pernah mencetak 714 home run, tetapi dia juga pernah tidak kena/luput (strike out) sebanyak 1330 kali.

* Tulisan ini terinspirasi dari beberapa komen di FBCom tentang kegagalan

5 Penyebab Tidak Produktif

2 comments »

Produktif, produktivitas, produktiviti, kata-kata tersebut sering kita dengar sehari-hari khususnya di dalam dunia kerja. Memang produktifitas itu merupakan satu faktor penting dalam kehidupan sehari-hari kita, tak peduli anda blogger, pekerja kantoran, atau pelajar.  Pernahkah kita merasakan, kita telah berbuat sesuatu tetapi seakan-akan kita tidak berbuat dengan yang sebaik-baiknya? Tentu kita akan merasakan kekecewaan. Produktiviti memang menjadi suatu hal yang amat susah dicapai meskipun kita diamati atau diawasi oleh atasan kita, apalagi jika kita bekerja di rumah dan tidak ada siapapun yang mengatur atau mengamati pekerjaan kita. Kita harus tahu apa penyebab produktifitas kita menurun atau kita merasa tidak produktif selama ini, berikut ini ada 5 penyebab tidak produktif yang mungkin bisa menjadi renungan kita;

Pertama: 
Kita Mudah Tidak Fokus
Hal ini biasanya tergantung pada diri kita sendiri, adakalanya kita cepat tidak fokus ketika kita sedang melakukan sesuatu dan tiba-tiba ada chatting dari kawan atau ada telepon dari kawan, kita jadi tidak fokus apa yang sedang kita lakukan sebelumnya. Jika kita merupakan orang yang mudah tidak fokus pada sesuatu, cobalah untuk menjauhi dari penyebab-penyebabnya, misal matikan handphone ketika kita sedang fokus mengerjakan pekerjaan atau cari tempat yang bisa membuat kita dapat bertumpu pada fokus pekerjaan kita.

Kedua:
Gaya Hidup yang Tidak Sehat
Mungkin kita tidak menyadari telah menjalani gaya hidup yang tidak sehat seperti waktu tidur yang tidak cukup karena semalaman blogwalking atau jalan-jalan diluar. Apalagi jika kita bekerja sendri tidak ada atasan yang menegur, kita bisa bekerja kapanpun tetapi perlu di ingat bahwa kesegaran dan kesehatan kita berkaitan erat dengan kemampuan fungsi otak kita. Jika badan tidak sehat, kita pun susah untuk berfikir apalagi meningkatkan produktivitas kita.

Ketiga:
Kita membenci apa yang kita lakukan
Ketika kita tidak mempunyai keinginan atau minat yang mendalam mengenai apa-apa yang kita lakukan maka pekerjaan itu akan menjadi suatu tantangan yang berat. Kita akan selalu menganggap pekerjaan itu sebagai tugas bukan hal yang kita senangi. Sehingga kita akan mempunyai bayangan perasaan malas, berat untuk melakukan pekerjaan itu dan tentu hasilnya tidak akan menjadi hasil yang terbaik.

Keempat:
Kita Salah Dalam Mengatur Prioritas
Mungkin kita pernah merasakan juga ketika kita sudah melakukan pekerjaan seharian tetapi hasilnya tidak seberapa. Hal ini mungkin diakibatkan kita salah mengatur prioritas mana yang harus dikerjakan terlebih dahulu karena sangat penting dan mana yang bisa dilakukan setelahnya. Ketika kita mengatur prioritas mana yang harus dikerjakan terlebih dahulu, hal ini berkaitan dengan pengaturan waktu sehingga kita bisa lebih produktif. Dalam sehari kita hidup 24 jam dan orang lain pun sama 24 jam, tetapi kenapa orang lain bisa lebih produktif dibandingkan kita?
 
Kelima:
Terlalu Banyak Waktu ‘Istirahat’
Kadang-kadang kita tidak menyadari berapa waktu kita sehari yang terpakai untuk ‘istirahat’. Ketika kita sedang bekerja dan tiba-tiba ingin menghentikannya sejenak untuk ‘ngobrol’ dengan rekan atau chatting dengan kawan dan sebagainya, mungkin tanpa kita sadari kita telah ‘istirahat’ dan waktu kita untuk melakukan pekerjaan pun sudah berkurang. Istirahat penting bagi kita tetapi pandai-pandai lah dalam mengatur batas waktu ‘istirahat’.

Semoga tulisan ini bermanfaat bagi kita semua dan khususnya saya yang sering ‘istirahat’ :D Baca juga tulisan yang lainnya.

Photo: accountabilityint.com

Dijauhi Teman-Teman

3 comments »

Ketika dijauhi teman-teman, rasanya ingin meledak emosinya tetapi akan lebih bijaksana jika tidak melakukan hal itu. Ketika emosi memuncak dan lepas kendali, harus diingat bahwa hal itu akan mempengaruhi image atau citra diri anda sendiri. Karena bisa jadi hal kecil akan menjadi hal yang besar dan membuat masalah baru yang akan lebih merugikan anda sendiri bahkan orang lain. Berikut ini mengenai kiat menjaga pertemanan dan bagaimana agar tidak dijauhi teman-teman;

1. Jaga Emosi
Jaga diri anda dari emosi, misal ketika anda memberitahu seseorang dengan kata-kata berikut “Saya kan tak bisa melakukan semuanya!” hal ini akan terasa seperti menunjukkan emosi anda, alangkah baiknya coba utarakan dengan kalimat apa yang anda bisa lakukan. Dengan berkata begitu, teman anda bisa lebih memahami akan kesulitannya dan memberi pengertian juga.

2. Hindari dari sindiran dan sarkasme
Ketika mengutarakan sesuatu cobalah jangan menggunakan sindiran bahkan sindiran yang kasar, dengan menyindir seseorang dengan kata-kata atau komentar-komentar yang kasar atau yang bersifat sarkastik hanya akan membuat anda puas sesaat tapi berimbas jangka panjang. Efek jangka panjangnya seperti membuat situasi yang menjadi tambah buruk yang harus anda terima dan tentunya akan menyusahkan diri anda sendiri.

3. Ajukan kalimat atau pertanyaan sebagai klarifikasi bukan untuk menuduh
Hindari kalimat pertanyaan dengan kata-kata “kenapa?” karena bisa membuat seseorang merasa dihakimi dan akhirnya dia akan melakukan aksi yang defensif. Coba gunakan kata-kata seperti “siapa”,”kapan”,”apa”,”dimana”,”bagaimana” ketika membuka kalimat pertanyaan kepada dia.

4. Gunakan kata “Saya’
Selain kalimat pertanyaan tadi, juga hindari perkataan “kamu”, karena satu kata tersebut yang hampir pasti dapat membuat seseorang menjadi aksi defensif dan membela diri. Sehingga komunikasi dua pihak bisa ‘berhenti’ karena dia akan sibuk untuk merencanakan strategi pembelaan diri daripada mendengar penjelasan dari anda. Untuk menghindarinya misal jika ada kawan yang meminta bantuan, kita dapat berkata, “Sebenarnya saya ingin membantu, tapi hari ini saya benar-benar sibuk banyak kerjaan. Bagaimana minta tolong yang lainnya saja.”

5. Jangan memotong pembicaraan orang lain
Kebiasaan yang tidak sopan dan sangat menggangu dalam berkomunikasi adalah memotong pembicaraan orang lain. Dan kebiasaan ini juga bisa memberikan arti dan efek berlawanan dari apa yang ingin kita dapatkan dari seseorang. Ketika memotong pembicaraan, kita bertujuan untuk mempersingkat pembicaraan dan mungkin untuk mempertegas atau memperjelas tetapi pada akhirnya, hal tersebut malah bisa membuat lawan bicara atau orang yang disela pembicaraannya tersebut akan sebal, marah terhadap tingkah laku anda.

Ketika anda bisa menampilkan sisi diri yang bicara berdasarkan fakta serta sopan, kawan-kawan akan hormati dan segan. Sehingga anda bisa mempunyai hubungan yang baik dengan semua orang, mungkin saja ada kesempatan yang lebih baik akan menanti dihadapan anda.

Photo: tv-asahi.co.jp

Tiga Macam Gaya Marah

2 comments »

Marah atau amarah sebenarnya merupakan tanggapan terhadap perasaan dan perlakuan yang tidak  berkenan bagi dirinya. Dan penyebab marah bisa dari diri sendiri maupun dari external. Penyebab dari diri sendiri seperti curiga, cemburu, kecewa atau merasa terancam, sedangkan dari external seperti ‘delay’ penerbangan, penundaan jadual kereta api, kemacetan lalu lintas. Ada tiga macam gaya marah yang ditunjukkan oleh orang yang sedang marah, yaitu:

Reaksi Marah dengan diungkapkan
Menurut para pakar, ketika amarah diutarakan secara tegas tanpa ada kesan menyerang merupakan cara tersehat. Ketika ada masalah, persoalan ditempatkan pada tempatnya tanpa menyakiti orang lain ataupun dirinya sendiri. Seperti orang tua yang menegur anaknya agar disiplin, teguran sebenarnya merupakan amarah tetapi karena disampaikan dengan cara yang sesuai dan tepat maka amarah tersebut tidak dirasakan oleh orang yang dimarahi.

Reaksi Marah dengan dipendam / ditahan.
Gaya ini akan lebih bermanfaat jika si ‘pelaku’ yang marah untuk bersikap positif dan mencoba-coba untuk mencari pemecahannya. Misal ketika seorang anak yang merasa diperlakukan tidak adil dengan tidak boleh keluar rumah dan kemudian dia mencari pemecahannya dengan berkonsentrasi belajar/beraktivitas yang bermanfaat lainnya maka dia bisa menyalurkan amarahnya. Tetapi jika terlalu sering ditahan tanpa dicari solusinya, amarah yang dikumpulkan terlalu banyak tersebut dan bisa ‘keluar’ dalam bentuk masalah yang lain seperti tekanan darah tinggi atau bahkan dalam bentuk depresi. Atau memicu masalah baru seperti menjelek-jelekkan, sinis, atau sikap bermusuhan, sehingga lama-lama status dari korban akan berubah menjadi pelaku dengan menganggap rendah dan mengkritik segala hal yang dilakukan orang yang menyebabkan dia marah sehingga menyebabkan nyaris tidak ada hubungan baik dengan siapa pun.

Reaksi Marah dengan diredakan.
Gaya yang terakhir ini yang bersangkutan mencoba berusaha untuk mengendalikan sikap, serta menenangkan hati dan perasaannya. Misal (ini hanya contoh semata) kita berencana pergi ke Plaza Semanggi untuk berbelanja tetapi sebelum sampai di tujuan, mobil kita yang membawa ke Plaza Semanggi bocor rodanya dan setelah diperbaiki kita mendengar bahwa akses menuju kesana tertutup karena ada demonstrasi sehingga kemacetan sangat parah. Meskipun kita kecewa, tidak ada yang menyalahkan mobil atau demonstrasi tersebut. Dan untuk meredakan kekecewaan yang bisa berubah kemarahan tersebut, kita berbelanja di Mall Ambassador karena kita melewati mall tersebut.

Photo: gullibility.blogspot.com

Kiat Mewujudkan Impian

3 comments »

Setiap orang pasti mempunyai impian, kalau tidak mempunyai impian, hidup akan terasa tanpa harapan tanpa ada rasa perubahan. Tetapi untuk mewujudkan impian, sering kali tidak mudah untuk diwujudkan, banyak rintangan, atau tantangan yang harus dilakukan. Adakalanya ketika kita berusaha mencapai impian tersebut, kita sudah melakukan usaha tiba-tiba muncul perasaan putus asa karena tantangan atau rintangan yang datang terasa berat bagi kita. Bagaimana kita mewujudkan impian tersebut, mari kita ikuti tulisan dibawah ini.

Pertama:
Kita perlu faham dengan jelas mengenai sesuatu / hal apa yang kita impikan untuk dicapai / diwujudkan. Selanjutnya kita perlu menekankan niat dan kemauan untuk mencapainya dengan bersungguh-sungguh.

Kedua:
Perhatikan, pelajari dan lihatlah apa yang dikerjakan oleh orang lain (pakarnya) yang berhubungan dengan impian kita itu dan pelajari juga pengalaman mereka. Misal jika kita ingin mewujudkan impian untuk bisa berbisnis online kita bisa belajar dari orang-orang yang berbisnis online.

Ketiga:
Wujudkan / implementasikan hal yang telah kita pelajari tersebut (point satu dan dua) dengan bersungguh-sungguh dan wujudkan secara bertahap, mulailah dari kita mampu dahulu dan kemudian tingkatkan apa yang telah kita capai tersebut.
Semoga dengan tiga tips ini kita dapat membuat perubahan dalam kehidupan kita serta mencapai setiap impian kita apalagi impian-impian yang sempat tertunda untuk diwujudkan.

Photo: astrology.com

Kontrasepsi Aman Bagi Pasangan Baru Menikah

1 comment »

Jika Anda pasangan yang baru menikah dan belum berencana untuk mempunyai anak, mungkin terfikirkan apa kontrasepsi aman bagi pasangan baru menikah ? Nah coba gunakanlah cara sederhana untuk menunda kehamilan itu agar tidak menganggu bulan madu Anda atau masa menikmati awal-awal pernikahan, seperti dibawah ini;

Kondom
Sperma yang keluar dapat ditampung oleh kondom sehingga tidak masuk ke dalam rahim dan dapat menunda kehamilan. Tetapi kegagalan mungkin saja bisa terjadi seperti kondom bocor dan robek.

Pantangan Berkala
Cara yang lain yaitu dengan melakukan hubungan intim hanya disaat istri dalam masa tidak subur. Hal ini dapat dilakukan pada pasangan jika sang istri mempunyai siklus haid teratur. Kerjasama serta pengertian dari suami sangat dibutuhkan dalam melakukan hal ini.

Senggama Terputus
Untuk menghindari kehamilan bisa juga menggunakan cara senggama terputus, yaitu mengeluarkan alat kelamin suami ketika menjelang terjadinya ejakulasi. Tetapi cara ini dapat mengganggu kepuasan kedua belah pihak serta tingkat kegagalannya cukup tinggi sekitar 30-35 persen. Biasanya disebabkan karena sang suami tidak bisa mengontrol sehingga sperma tertumpah di mulut rahim dan dapat masuk ke vagina sang istri.

Nah bagaimana? Untuk menentukannya perlu kerjasama dan kesepakatan kedua belah pihak antara suami dan istri agar tidak terjadi ketidakenakan apalagi dimasa awal berkeluarga.

Tanda Kontrasepsi yang Digunakan Tidak Cocok

3 comments »

Banyak isteri yang merasakan perubahan-perubahan ketika menggunakan kontrasepsi, adakalanya merasa tidak cocok ketika menggunakan salah satu alat kontrasepsi yang ada. Berikut ini beberapa tanda kontrasepsi yang digunakan tidak cocok.

Munculnya Keputihan
Jumlahnya banyak dan mengandung bau.

Perubahan Emosi
Muncul gelisah, depresi, dan sebagainya.

Timbul Rasa Nyeri
Bisa nyeri kepala, nyeri otot, kram perut.

Berat Tubuh Tidak Stabil
Apakah tubuh menjadi kurus atau gemuk? Jika ada perubahan dari berat normal, kemungkinan kontrasepsi yang digunakan tidak cocok.

Pola Haid Terganggu
Darah keluar menjadi banyak sekali, sedikit, atau bahkan tidak ada sama sekali.