Merokok Dan Indonesia
Tembakau atau rokok paling berbahaya bagi kesehatan manusia. Rokok secara luas telah menjadi salah satu penyebab kematian terbesar di dunia. Diduga hingga menjelang tahun 2030 kematian akibat merokok akan mencapai 10 juta orang pertahunnya. Sejauh ini, wabah merokok telah terjadi di Negara-negara maju. Dan pada tahun 2030 diperkirakan tidak kurang dari 70 persen kematian yang disebabkan oleh rokok akan terjadi di negara berkembang. Indonesia merupakan salah satu negara berkembang yang memiliki tingkat konsumsi rokok dan produksi rokok yang tinggi. Variasi produk dan harga rokok di Indonesia telah menyebabkan Indonesia menjadi salah satu produsen sekaligus konsumen rokok terbesar di dunia.
Menurut Bank Dunia, konsumsi rokok Indonesia sekitar 6,6% dari seluruh konsumsi dunia. Hasil Susenas (Survei Sosial Ekonomi Nasional) 2001 menyebutkan bahwa :
- 27% penduduk berusia di atas 10 tahun menyatakan merokok dalam satu bulan terakhir.
- 54,5% penduduk laki-laki merupakan perokok dan hanya 1,2% perempuan yang merokok.
- Terdapat peningkatan sebesar 4 % penduduk umur diatas 10 tahun yang merokok dalam kurun waktu 6 tahun.
- 92,0% dari perokok menyatakan kebiasaannya merokok di dalam rumah ketika bersama anggota rumah tangga lainnya, dengan demikian sebagian besar anggota rumah tangga merupakan perokok pasif.
- 68,5% penduduk mulai merokok pada usia 20 tahun meningkat 8% dari Susenas 1995 yaitu 60,0%.
- Peningkatan usia muda yang merokok, kelompok umur 25-29 tahun (75%) dan kelompok umur 20-24 tahun (84,0%).
Rokok merupakan isu utama dalam mempengaruhi kesehatan, terutama bagi orang yang bekerja dengan anak-anak muda seperti guru, pelatih dll. Dari data tersebut diatas, sesungguhnya kita sudah dapat melihat bahwa semakin banyak anak-anak dibawah umur sudah merokok dan semakin hari semakin meningkat. Untuk itu, perlu selalu ditingkatkan program Kawasan Tanpa Rokok di sekolah-sekolah dan melakukan penyuluhan dan penyebaran informasi, serta ditambah dengan kebijakan sekolah tentang pelarangan merokok di halaman sekolah.
Merokok merupakan salah satu kecanduan yang sangat sulit menyetopnya. Ada orang yang berhasil berhenti merokok tanpa melakukan upaya yang serius, hal ini temyata ditimbulkan dengan niat yang sangat kuat. Orang yang sudah merokok menganjurkan agar orang yang belum merokok janganlah mencoba kalau tidak mau ada masalah.
Keuntungan dari orang yang berhenti merokok
Dalam 20 menit tekanan darah akan menurun, denyut nadi turun menjadi normal, temperatur badan akan menjadi normal kembali.
Photo: thewatertowernews.com



