Untuk apa sih Pemeriksaan Kesehatan Pranikah?

No comment »

“Aku percaya pasanganku sehat-sehat saja,” ujar Irma senewen saat sahabat karibnya menyarankan mereka untuk melakukan cek kesehatan pranikah

Saran ini sebenarnya tidak salah. Dengan melakukan pemeriksaan kesehatan pranikah, sebenarnya Anda dan pasangan telah melakukan tindakan preventif terhadap adanya kemungkinan penyakit bawaan dari keluarga masing-masing. Bisa jadi pasangan Anda sehat, namun memiliki penyakit “warisan” yang harus disikapi secara serius, seperti diabetes misalnya.

Dengan mengetahui sedini mungkin kondisi kesehatan masing-masing, maka tentu akan lebih mudah bagi Anda dan pasangan dalam melakukan upaya pencegahan yang mungkin bisa menyebabkan keguguran atau malah kelainan bagi keturunan Anda.

Sebaiknya dilakukan
Di Indonesia, pemeriksaan kesehatan memang belum lazim dilakukan. Bahkan bagi sebagian kalangan, pemeriksaan kesehatan seolah tabu dilakukan karena dianggap akan menyinggung calon besan atau calon mertua dengan menguak riwayat kesehatan keluarga.
Selain itu, biaya pemeriksaan kesehatan yang tidak bisa dibilang murah ini umumnya belum dimasukkan ke dalam skala prioritas yang harus diutamakan. Masyarakat kita cenderung lebih memprioritaskan ketersediaan hidangan yang mencukupi untuk para undangan.

Yang perlu diperiksa
Di beberapa rumah sakit, sebenarnya sudah tersedia paket kesehatan pranikah yang bisa dipilih para calon pengantin.

Pemeriksaan premarital yang dimaksud antara lain meliputi pemeriksaan hematologi rutin dan analisa hemoglobin untuk mengetahui adanya kelainan atau penyakit darah, pemeriksaan urinalisis lengkap yang berguna memantau fungsi ginjal dan penyakit lain yang terkait dengan ginjal atau saluran kemih, pemeriksaan golongan darah dan rhesus yang akan berguna bagi calon janin Anda, pemeriksaan gula darah untuk mengetahui adanya penyakit diabetes melitus, pemeriksaan HbsAG untuk mengetahui adanya kemungkinan peradangan hati, pemeriksaan VDLR/ RPR untuk mengetahui adanya kemungkinan penyakit sifilis serta pemeriksaan TORC yang dilakukan calon mempelai perempuan yang bertujuan mendeteksi infeksi yang disebabkan parasit Toxoplasma, virus Rubella dan virus Cytomegalo yang bila menyerang pada perempuan di masa kehamilan bisa menyebabkan keguguran, kelainan pada janin maupun kelahiran prematur.

Biaya yang dipatok untuk pemeriksaan kesehatan pranikah ini berkisar antara Rp 600 ribu hingga Rp 2 juta. Umumnya, pemeriksaan untuk perempuan akan lebih mahal karena menjalani pemeriksaan TORC.
Dengan menjalani pemeriksaan kesehatan pranikah, bukan berarti Anda meragukan pasangan Anda. Bukankah pencegahan jauh lebih baik daripada pengobatan?

Sex After 5 Years (Bagian Kedua)

No comment »

Gairah Seks Menurun
Gairah menurun tidak saja disebabkan oleh stres, lelah dan sakit. Gairah seks menurun juga dapat disebabkan oleh rasa bosan. Rasa bosan ini biasanya muncul setelah lima tahun berumahtangga. Tetapi, lima tahun berumahtangga bukan angka yang absolut, karena rasa bosan juga bisa muncul saat usia perkawinan di bawah lima tahun. “Karenanya, jangan biarkan kejenuhan mendera berlangsung lama karena bisa menimbulkan rasa dan keinginan untuk berselingkuh. Tidak sedikit pria bersekelingkuh karena alasan ini,” ujar seorang psikolog di Jakarta Selatan.

Menurut Dr. Boyke, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk meningkatkan gairah seks seperti sediakala. Di antaranya, merubah gaya berhubungan seks. Tidak ada salahnya, merubah gaya hubungan seksual, seperti melakukan hubungan seks radikal atau melakukan gaya hubungan seks yang belum pernah dilakukan. Dalam berhubungan seksual jangan terpaku pada nilai-nilai tradisional karena bisa menghambat eksperimen seks. Bebaskan diri dari belenggu nilai tradisional, agar seks menjadi lebih hidup dan bervariasi. Variasi seks akan menjadikan seks menjadi semakin lebih indah.

Kebebasan bereksperiman bukan berarti menjadi manusia liar, karena seks adalah hak manusia. Manusia bebas melakukan adegan apa saja selama adegan seks tersebut tidak merusak, mengandung resiko buruk dan menganggu kesehatan. Bila Anda terbiasa dengan gaya konvesional, tidak ada salahnya mencoba gaya menyamping. Untuk percintaan yang santai, tidak tergesa-tergesa, gaya menyamping sangat nikmat dilakukan. Berbeda dengan posisi lain, posisi ini tidak melelahkan. Tapi dengan posisi ini kita agak sulit bergerak, namun sebagai alternatif bisa menimbulkan penyegaran baru yang merangsang untuk ingin berhubungan intim lagi.

Selain posisi menyamping, posisi berdiri juga bisa menjadi posisi alternatif. Jadi, tidak usah terpaku dengan gaya tiduran. Dalam tempo lama, posisi berdiri memang agak menyulitkan dan melelahkan. Apa lagi bila tinggi pasangan tidak sesuai, di mana pria jauh lebih tinggi dari wanita. Gaya berdiri paling nikmat dilakukan di tempat dan waktu yang sempit yaitu seks cepat, yang tentunya dapat menimbulkan sensasi.
Pengelola Klinik Pasutri ini juga menambahkan, selain posisi bercinta, tempat-tempat indah juga bisa menghilangkan rasa bosan dalam berhubungan seksual. Bila tidak punya waktu untuk jalan-jalan atau bercinta di luar rumah, merubah tata rumah atau tempat bercinta bisa menjadi tempat alternatif untuk bercinta.

“Jangan terpaku di tempat tidur, coba bercinta di ruang tamu dan kamar mandi. Banyak yang tidak menyangka bahwa ruang tamu atau dapur merupakan tempat bercinta yang paling asyik. Suasana-suasana baru seperti ini tentu saja bisa membangkitkan gairah seks yang hilang,” jelas Boyke.

Kejenuhan Berinteraksi
Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam menjaga kelangsungan rumah tangga. Di antaranya adalah pola interaksi, seksual dan materi. Bila ketiga pilar ini dapat terpenuhi secara baik, maka keutuhan rumahtanggapun akan terjaga. Ketiga pilar ini saling berkaitan satu sama lainnya. Pola interaksi baik, tapi seks buruk, tentu bisa menggangu keharmonisan rumah tangga. Atau seks baik tapi materi tidak terpenuhi, keharmonisan juga bisa terganggu. Begitu juga sebaliknya, materi terpenuhi tapi seks tidak terpenuhi atau pola interaksi buruk, juga bisa mengancam kelangsungan rumahtangga. Aagar harmonisasi dapat berlangsung lama, maka ketiga pilar ini harus dijaga sampai tua.
“Jangan sampai setelah lima tahun berumahtangga, salah satu pilar yaitu pola berinteraksi berubah menjadi tidak baik. Hal ini akan mengakibatkan kejenuhan berinteraksi. Akibatnya komunikasi terhalang. Kalaupun ada komunikasi, itupun hanya sebatas kewajiban dan tidak lagi berdasarkan rasa kasih sayang. Bisa dibayangkan, apa yang akan terjadi jika dalam sebuah rumah tangga tidak ada komunikasi yang baik?”.

Dokter Boyke menjelaskan lebih jauh, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menghilangkan kejenuhan berinteraksi. Pertama, mengulang bulan madu, atau biasa disebut bulan madu kedua. Untuk menimbulkan kesan romantis, pada bulan madu kedua ini tidak usah membawa anak, agar suasana keromantisan tidak terganggu. Di bulan madu kedua, sebaiknya mencari tempat-tempat romantis, tempat yang bisa menimbulkan dan membangkitkan gelora asmara. Agar lebih indah, posisikan diri seperti pengantin baru yang haus akan cinta dan seks. Orang yang haus akan cinta dan seks, biasanya bertingkah manja dan romantis. Di bulan madu kedua ini Anda harus meninggalkan semua masalah dan pergi tanpa beban. Bebaskan diri dari segala macam masalah kantor dan rumahtangga. Pasalnya, hal ini bisa mempengaruhi kadar romantis. Jadikan bulan madu kedua menjadi moment sejarah yang sulit dilupakan.

Kedua, membangun komunikasi harmonis. Komunikasi yang harmonis akan membawa seseorang menuju kebahagiaan. Tidak sulit membangun komunikasi harmonis. Selama kita mau meninggalkan ego kita masing-masing, komunikasi harmonispun akan terbangun dengan sendirinya. Hendaknya suami mulai meninggalkan ego kelelakiannya dan mencoba memasukkan kepentingan keluarga. Jika istri tidak suka dengan kebiasaan suami, seperti nongkrong ataupun dugem, maka sebaiknya perlahan-lahan sang suami harus dapat mengurangi kebiasaan tersebut.

Ketiga, membangun romantisme. Untuk menjalin kehangatan rumah tangga, tidak ada salahnya kita bertingkah seperti remaja yang sedang jatuh cinta. Misalnya, saling memberi hadiah disetiap hari-hari bersejarah, seperti hari ulang tahun perkawinan atau hari ulang tahun istri. Kejutan-kejutan tersebut mampu menghilangkan kegundahan hati. Ingat, dalam membangun romantisme jangan terpaku dengan waktu dan tempat. Romantisme juga bisa dibangun dimana dan kapan saja. Di luar hari bersejarahpun, romantisme tetap bisa dibangun. Dengan cara ini, kita akan kembali pada keabadian cinta.

Sex After 5 Years (Bagian Pertama)

No comment »

Sebagian orang percaya, setelah lima tahun berumahtangga akan terjadi kejenuhan dalam berhubungan seksual dan berinteraksi. Bila peristiwa ini berlangsung lama, tentu saja akan mengancam kelangsungan bahtera rumah tangga.

Itulah yang dialami oleh Yunan (38 tahun), manajer HRD perusahaan elektronik. Sembilan tahun sudah Yunan mengarungi bahtera rumah tangga bersama Heny (35 tahun), ibu rumah tangga. Bagi Yunan sembilan tahun adalah waktu yang cukup lama. Namun secara usia perkawinan, sembilan tahun adalah usia yang masih sangat muda. Walau baru sembilan tahun, Yunan merasa sudah mulai jenuh berhubungan dengan istrinya, yang berujung mulai mencari-cari kesalahan istri dan menjadikannya sebagai ajang untuk marah-marah.

Kejadian ini sudah berlangsung selama satu tahun. Di luar alam sadarnya, rasa bosan tersebut muncul secara perlan-lahan. Untuk menghilang rasa bosan, suami Heny ini mulai berbagi “cinta” dengan wanita lain yang lebih muda dan segar. adalah Ani (27 tahun), rekan kerjanya sendiri menjadi pilihan jalinan asmaranya. Diakui Yunan, secara fisik Ani adalah tipe wanita idealnya. Tinggi, semampai, bertubuh ramping namun bagian dada berisi, berkulit putih dan berambut panjang. Tidak seperti Heny yang berkulit putih tapi sedikit gemuk akibat melahirkan anak kedua tak menjaga badan. Walaupun Heny sudah berusaha untuk mengontrol pola makannya, tapi berat Heny tetap meningkat.

“Dengan Ani, gairah saya muncul. Ani bisa membumbui cinta menjadi lebih mesra, membuat hidup menjadi lebih indah. Hal seperti ini tidak saya dapatkan lagi dari istri. Padahal saya ingin hubungan suami istri tetap mesra dan bergairah sepanjang masa,” dalih pria selingkuh berdarah Palembang ini.

Perilaku buruk Yunan semakin semena-mena saja terhadap istrinya sebab kondisi sang istri yang berasal dari keluarga bersahaja, yang tidak mempunyai kekuatan ekonomi dan sangat bergantung sepenuhnya pada suami.

Kejenuhan yang mendera Yunan juga dialami oleh Basridal, 40 tahun, asisten manajer marketing perusahaan tranportasi terbesar di Indonesia. Pria yang sukses dalam meniti karir ini sedang dilanda konflik rumahtangga. Yang katanya bisa berujung perceraian. Pasalnya, ia maupun sang istri, Jasmine (35 tahun), manajer keuangan di salah satu BUMN, sedang dilanda kejenuhan dalam berhubungan. Peristiwa ini sebenarnya sudah berlangsung lama. Dan keduanya, telah pula saling mencari kebahagiaan di luar rumah. Jasmine tidak bisa menggugat suaminya karena dia juga melakukan hal yang sama.

Baik Basridal maupun Jasmin, selain enggan berinteraksi dan berkomunikasi, tapi juga sudah jarang melakukan hubungan seksual. Bilapun keduanya menjalin kontak seksual, itupun sekedar formalitas belaka. Tidak seperti dulu lagi, penuh gairah, romantis karena melibatkan emosi. “Sebelum mempunyai anak, minimal dua kali seminggu kami rutin berhubungan seksual. Tapi kini, kami merasa kehilangan gairah,” ungkao Basridal. Lanjutnya”Kini, hubungan saya dengan istri tidak lagi diikat atas dasar cinta, tapi atas dasar keberadaan anak. Anaklah yang mengikat kami berdua. Seandainya kami belum punya anak, mungkin kami sudah bercerai. Saya menyadari hubungan seperti ini tidak baik, rasa jenuh pada istri harus dihilangkan sedapat mungkin. Saya pernah membicarakan masalah ini dengan istri, tapi belum ada titik temunya sampai sekarang. Kami berdua sudah mempunyai niat untuk menyelesaikan masalah ini.”

Sebenarnya, kejenuhan dalam berhubungan dengan pasangan tidak saja dialami oleh Yunan dan Basridal. Ratusan bahkan ribuan pasangan di dunia ini pernah mengalami masalah seperti ini. Seperti yang diungkap sebuah riset, bahwa setelah lima tahun, pasangan suami-istri akan mulai mengalami kejenuhan terhadap pasangannya masing-masing. Hal ini dibenarkan oleh pakar seks, Dr. Boyke Dian Nugraha.

“Hasil penelitian yang saya lakukan menyimpulkan, setelah lima tahun berumahtangga memang akan terjadi kejenuhan. Kasus seperti ini harus disadari oleh setiap suami istri dan kalau bisa harus diantisipasi secepat mungkin. Saya sering mendapatkan pasien yang seperti ini,” tutur pengelola Klinik Pasutri yang berlokasi di Jalan Tebet Timur Dalam Raya No. 69, Jakarta Selatan.

Vitamin D Selama Remaja, Dapat Kurangi Risiko Kanker Payudara

1 comment »

Data dari studi yang didasarkan pada penduduk mendukung teori bahwa vitamin D mungkin mengurangi resiko serangan kanker payudara, dan menyarankan bahwa pemberian vitamin D relatif pada usia muda mungkin sangat penting.

Dr Julia A Knight dari Mount Sinai Hospital, Toronto, melaporkan temuan timnya di Washington, Selasa, pada pertemuan tahunan Perhimpunan Peneliti Kanker Amerika.
“Kami menemukan bukti bahwa banyak faktor berkaitan dengan pemberian vitamin D –termasuk dari sinar matahari dan sumber makanan (minyak ikan cod, susu yang diperkuat, beberapa jenis ikan)–memiliki hubungan dengan berkurangnya resiko kanker payudara. Khususnya, kami melihat ini dalam pemberian (vitamin D) selama masa remaja,” kata Knight.

Temuan tersebut didasarkan atas studi yang membandingkan 576 perempuan, dalam usia 20 sampai 59 tahun, dan didiagnosis terserang kanker payudara dan 1.135 perempuan “yang sehat terkendali” dengan usia yang sama.
Ada bukti mengenai pengurangan besar resiko kanker payudara, seperti orang yang bekerja di luar rumah dan jumlah kegiatan di luar rumah pada usia 10 sampai 19 tahun dan 20 sampai 29 tahun.

Konsumsi minyak ikan cod selama 10 tahun atau lebih juga berhubungan dengan pengurangan resiko kanker payudara, demikian juga halnya dengan konsumsi lebih dari sembilan gelas susu per perkan dibandingkan dengan perempuan yang mengkonsumsi kurang dari lima gelas pada usia 20 sampai 29 tahun.
Knight menyimpulkan, “Bukti bertambah bahwa vitamin D mungkin mengurangi resiko kanker payudara, dan apa yang kami lihat sejalan dengan pendapat bahwa apa yang terjadi pada perkembangan kanker payudara pada masa remaja mungkin mempengaruhi resiko kanker payudara pada masa depan.”

Serba-serbi Sperma

3 comments »

Ternyata, banyak kebiasaan pria yang membuat kondisi spermanya tidak sehat. Apa sajakah itu? Nah, dari pada pusing, yuk, ketahui lebih dalam mengenai seluk beluk sperma yang benar.
Seperti banyak diketahui, hubungan seksual memiliki dua fungsi, yakni fungsi seksual dan fungsi kesuburan. Nah, kualitas sperma berhubungan erat dengan fungsi kesuburan.
Sperma dihasilkan oleh buah zakar (testis). “Ketika seorang pria mengalami ejakulasi, maka ia akan mengeluarkan satu ejakulat (satu porsi) cairan yang disebut semen. Dalam satu ejakulat, selain sperma, juga terdapat cairan (semen),” papar androlog Dr. Nugroho Setiawan, MS, Sp.And.
Sperma yang dihasilkan oleh testis akan terdorong keluar begitu ada rangsangan. Dalam perjalanannya, sperma diberi cairan (semen) yang dihasilkan oleh kelenjar prostat dan kantung mani (vesika seminalis). Jadi, dalam satu ejakulat, ada tiga kelenjar yang bekerja, yaitu kelenjar testis (tubuli seminiferi), kelenjar prostat, dan vesika seminalis. Ini yang menerangkan kenapa pada pria bisa dilakukan vasektomi, tetapi tetap bisa mengeluarkan cairan.

“Pada vasektomi yang terjadi adalah, saluran spermatozoa (duktus deferen) diikat sehingga sperma tidak bisa keluar, tapi semennya tetap keluar karena yang memproduksi kelenjar yang berbeda. Toh, banyak orang awam yang divasektomi merasa tidak mengeluarkan cairan. Padahal, cairan atau semen tetap keluar, tapi spermanya tidak,” lanjut dokter dari Klinik Grasia ini menjelaskan.

JUMLAH, GERAK, BENTUK
•    Kualitas sperma ditentukan oleh banyak faktor. Yang paling penting adalah volume (jumlah).
“Normalnya, sekali keluar sebanyak 2 sampai 6 mililiter (ml). Jadi, dalam satu ejakulat, terkandung minimal 20 juta ekor spermatozoa per mililiter-nya. Kalau minimal 2 ml per ejakulat, berarti dibutuhkan minimal 40 juta ekor sperma agar terjadi pembuahan,” kata Nugroho menjelaskan.

Selain jumlah, yang tak kalah penting adalah gerak sperma. Gerak sperma ada empat macam, yaitu gerak lurus cepat, gerak lurus lambat, gerak di tempat, dan tidak bergerak. “Yang ada gunanya untuk pembuahan adalah yang bergerak maju (gerak lurus cepat dan gerak lurus lambat). Jumlah sperma yang bergerak maju yang dibutuhkan untuk pembuahan minimal 50 persen dari keseluruhan sperma yang keluar,” ujar Nugroho.
Sperma juga harus memiliki bentuk normal, minimal 30 persen. “Jika bentuk sperma tidak normal, ia tidak bisa masuk ke rahim wanita untuk melakukan pembuahan. Sperma yang bisa masuk ke dalam rahim wanita adalah yang bentuknya normal dan memiliki gerak bagus,” lanjut Nugroho.

Sisanya, yang bentuknya tidak normal dan tidak punya gerak bagus, akan keluar lagi bersama semen. “Biasanya, usai senggama, keluar cairan dari vagina. Nah, yang keluar ini adalah sperma yang bentuknya tidak normal dan geraknya tidak bagus, serta semen. Semen memang ’dilarang’ masuk ke rahim wanita. Ia hanya menghantarkan, lalu keluar lagi setelah sperma masuk rahim,” kata dokter yang juga praktik di RSI Bintaro ini.

SUHU LEBIH PANAS
•    Jika terjadi kelainan pada sperma, entah karena jumlah, bentuk, maupun geraknya, haruslah dicari sebabnya lebih dulu.
“Kenapa, kok, jelek, jumlahnya kurang, atau bentuknya tidak normal, harus dicari dulu,” jelas Nugroho. “Setelah penyebabnya ketemu, kalau diobati, pasti hasilnya akan lebih bagus.”
Jumlah sperma yang normal disebut normozoospermia, jumlah kurang oligozoospermia. Sementara sperma yang geraknya normal disebut normozoospermia, gerak kurang disebut asthenozoospermia, dan bentuk kurang disebut teratozoospermia. “Kalau jumlah, gerak, dan bentuknya kurang, pasiennya disebut oligoasthenoteratozoospermia,” jelas Nugroho.

Gangguan kesuburan pria yang berhubungan dengan sperma dapat disebabkan oleh banyak faktor. Yang pertama adalah gangguan pada pabrik sperma, yakni buah pelir atau testis. “Testis akan memproduksi sperma-sperma yang baik bila temperaturnya lebih rendah daripada suhu tubuh, kira-kira 36,7 derajat Celcsius. Makanya, testis diberi kantung yang menggelantung. Kalau kedinginan, kantung akan tertarik ke atas, kalau kepanasan tertarik ke bawah.”

Gangguan pada pabrik sperma juga bisa disebabkan oleh banyak faktor, misalnya karena kebiasaan. “Misalnya pakai celana dobel, sehingga buah pelir jadi panas. Atau memakai celana yang sangat ketat, sehingga kantung buah pelir malah lekat ke tubuh, sehingga temperatur naik. Kalau temperatur pada testis lebih panas, maka kualitas sperma yang diproduksi pun akan menurun. Sama seperti kita bekerja dalam ruang kerja yang panas karena AC mati, pasti kualitas kerja akan menurun,” terang Nugroho.
Selain kebiasaan, bisa juga karena pekerjaan. Misalnya tukang masak, supir bus umum yang mesin busnya terbuka di samping tempat duduk supir, dan sebagainya. “Suhu buah pelir jadi lebih panas, akibatnya kualitas spermanya turun.”

Gangguan pada pabrik sperma bisa juga disebabkan penyakit yang menyertai maupun penyakit bawaan. Penyakit yang paling banyak menyertai orang dengan gangguan sperma adalah pelebaran pembuluh darah balik di sekitar testis (plexus spermatikus) yang disebut varicocel Atau kantung pelir terlalu tebal akibat peradangan kulit. “Sehingga suhu yang harusnya lebih dingin karena ada ventilasi, jadi lebih panas. Itu sebabnya kantung pelir bentuknya berlekuk-lekuk. Tujuan lekuk itu untuk membuang panas, seperti radiator mobil.”

Selain gangguan pada pabriknya, kualitas sperma juga bisa menurun karena adanya gangguan pada hormon. Kalau hormonnya tidak sempurna, pasti akan terjadi gangguan. “Bisa juga karena ada gangguan pada saluran sperma. Kalau salurannya tersumbat atau terinfeksi, sperma, kan, nggak bisa keluar, sama seperti pria yang divasektomi. Atau tersumbat sebagian, sehingga keluarnya tidak banyak. Seperti jalan tol, kalau ada mobil atau truk yang mogok, pasti jalannya jadi terganggu juga,” kata Nugroho.
Yang juga bisa menjadi penyebab adalah gangguan pada semen (cairannya). Misalnya, akibat peradangan pada kelenjar prostat. “Gangguan lainnya misalnya gangguan deposit sperma, seperti disfungsi ereksi atau ejakulasi dini yang berat, serta gangguan psikologis yang nantinya bisa berpengaruh pada hormonalnya,” kata Nugroho.

SALAH INTERPRETASI
•    Selain penyebab di atas, yang juga harus dijaga adalah gaya hidup.
“Agar sperma berkualitas, gaya hidup harus bagus,” kata Nugroho menyarankan. Gaya hidup yang sehat antara lain istirahat cukup dalam sehari, lebih kurang 7 jam. Juga, olahraga secara teratur, seminggu 3 kali dengan spasi satu hari.
Yang tak kalah penting adalah makan berimbang. “Tidak makan berlebihan. Ada mitos yang mengatakan, kalau pingin subur, banyak-banyak makan kepiting atau kerang. Ini salah, karena kalau kebanyakan, justru tidak subur karena terjadi gangguan kesehatan. Misalnya kolesterol berlebihan atau gula darah jadi bermasalah.” Gaya hidup lain yang harus dihindari misalnya merokok atau konsumsi alkohol. “Kalau gaya hidupnya terjaga baik, umumnya nggak ada masalah, kecuali kalau ada penyakit yang menyertainya.”
Selain gaya hidup sehat, yang juga harus dipahami dan diperhatikan adalah pentingnya menjaga suhu testis.

“Suhu dalam testis harus dijaga supaya tidak lebih panas/dingin dari yang seharusnya,” kata Nugroho. “Pria sebaiknya juga tidak menginterpretasikan kualitas spermanya sendiri.” Misalnya menganggap spermanya encer atau kental. “Sperma encer sebetulnya tidak ada. Yang ada adalah kelainan yang berhubungan dengan jumlah, gerak, dan bentuk seperti disebut di atas,” lanjut Nugroho.
Pria menginterpretasikan spermanya sendiri, lanjut Nugroho, biasanya karena merasa bersalah. Misalnya, sering melakukan masturbasi. “Mitos bahwa masturbasi bikin sperma turun, bikin loyo, bikin lutut keropos, memang masih sangat kuat. Padahal, itu salah. Masturbasi sama sekali tidak mengganggu kesuburan maupun kesehatan. Sperma juga tidak akan habis hanya karena masturbasi. Sperma itu, kan, dibikin terus-menerus,” kata Nugroho.

Untuk melihat kualitas sperma, yang paling tepat adalah melakukan tes di laboratorium klinik kesuburan. “Tidak boleh di laboratorium sembarangan, karena hasilnya akan sangat berbeda,” kata Nugroho.

MITOS TAOGE
•    Mitos mengatakan, jika menginginkan produksi sperma banyak dan bagus, banyak-banyaklah makan taoge.
“Taoge atau kecambah memang mengandung vitamin E. Dan menurut teori, kesuburan manusia maupun hewan akan menurun kalau kekurangan vitamin E,” kata Nugroho.
Cuma, lanjutnya, “Kita, kan, tidak tahu apakah diri kita kekurangan vitamin E atau tidak. Yang jelas, taoge satu tampah besar, seandainya diekstrasi, mungkin cuma jadi satu kapsul vitamin E 400 IU. Jadi, bisa saja di-trial dengan makan taoge atau vitamin E. Tapi, karena tidak mengerti, orang bisa menyiksa diri dengan setiap hari mengonsumsi bertampah-tampah taoge. Kan, enggak ada gunanya.”

Ini hampir mirip dengan mitos tentang daging kambing yang disebut-sebut bisa meningkatkan kejantanan pria. “Sebetulnya, daging kambing, daging ayam, atau daging sapi hampir sama kandungannya. Yang berbeda adalah bumbu rempah-rempah yang dipakai untuk memasak.” Misalnya sate kambing. “Bumbunya pasti kaya rempah-rempah. Ada merica, ada cabe, yang memang memiliki zat yang bisa meningkatkan gairah.

5 Kali Sehari dengan Warna Warni

2 comments »

Penyebab kematian sekitar 2,7 juta warga dunia setiap tahunnya disebabkan tidak cukupnya makan sayur-sayuran dan buah-buahan. Rendahnya konsumsi kedua sumber serat itu menjadikannya masuk ke dalam 10 besar factor penyebab kematian di dunia.

Terbukti, bahwa mengkonsumsi buah dan sayuran secara berkecukupan menolong mencegah sejumlah besar penyakit dan sebaliknya, mendorong tetap terpeliharanya kesehatan secara baik. Di Indonesia banyak juga masyarakat yang kurang mengkonsumsinya. Hal ini karena dipengaruhi oleh budaya lokal setempat, karena lain ladang lain belalang, lain daerah lain pula pola makanya alias dietnya. Belum lagi dengan makanan lainnya spesifik daerah yang kandungan nutrientnya masing-masing berbeda.

Berbagai penyakit kronis tidak hanya monopoli masyarakat negara maju. Saat ini semakin besar jumlah mereka yang mengidap penyakit semacam itu di negara-negara berkembang dan miskin.

Urbanisasi memainkan peran yang sangat besar terhadap perubahan tersebut. Masyarakat kota cenderung mengkonsumsi makanan dengan energi yang padat, tinggi kandungan lemak jenuh dan karbohidrat olahan. Perubahan mendadak dalam menu makanan tersebut di kombinasi dengan gaya hidup yang menetap, yang berartri berkembangnya aktivitas fisik, memicu efek yang drastis. Ada beberapa alasan mengapa beberapa kelompok masyarakat tidak mau mengkonsumsi buah dan sayuran antara lain adalah mahal, kenyamanan, rasa stigma. Sejauh ini, rendahnya konsumsi kedua sumber tersebut memiliki sumbangan 31 % terhadap penyakit jantung ishaemic dan 11 % stroke di seluruh dunia. WHO juga menduga adanya sumbangan 5-12 % untuk seluruh macam kanker, khusus kanker saluran pencernaan menyumbang 20-30 %.

Mengapa penting ?
Meningkatnya penyakit-penyakit kronis tidak menular, baik di negara-negara kaya maupun miskin, sebagian disebabkan menurunnya aktivitas fisik dan konsumsi energi pangan yang berlebihan. WHO memperhitungkan hampir 3 juta warga dunia menemui kematian setiap tahun akibat penyakit-penyakit tersebut. Sebuah definisi yang hampir sama mematikannya dengan konsumsi tembakau dan perilaku seks tidak aman.

Permasalahanya begitu sederhana, semua itu terkait dengan tidak berkecukupannya konsumsi buah-buahan dan sayuran. Kedua sumber pangan penuh vitamin dan mineral tersebut memang melayani sejumlah besar fungsi penting dalam tubuh. Tentu saja, kaya akan serat yang dapat menolong mengeluarkan bahan-bahan berbahaya dari tubuh dan menurunkan tingkat kolesterol darah.

Manfaat masing-masing vitamin :
• Vitamin A : Memelihara kesehatan mata dan meningkatkan ketahanan tubuh terhadap infeksi penyakit, berperan meningkatkan fungsi saraf dan otot.
• Vitamin B : Penting dalam proses konversi makanan menjadi energi dalam tubuh, juga berperan mengurangi secara signifikan risiko cacat kelahiran pada bayi dan mencegah penyakit.
• Vitamin C : Berperan sebagai antioksidan yang kuat yang dapat melindungi sel dari agen-agen penyebab kanker, dan secara khusus mampu meningkatkan daya serap tubuh atas kalsium (mineral untuk pertumbuhan gigi dan tulang) serta zat besi dari bahan makanan lain. Zat yang terakhir apabila sangat rendah dalam tubuh menyebabkan anemia yang saat ini banyak diderita orang.

Warna adalah kunci
Makanan yang beragam sangat dianjurkan oleh para ahli kesehatan dan gizi. Karena makan dengan berbagai macam buah dan sayuran yang berbeda akan mendorong memastikan pemenuhan kebutuhan nutrisi setiap orang.

Tentunya yang dimaksud adalah bukan sekedar memakan banyak buah dan sayur, tetapi yang penting adalah memakan yang berbeda-beda warna. Kenapa harus berbeda warna, karena perbedaan warna pada buah-buahan dan sayuran cenderung berkaitan dengan kombinasi yang berbeda dalam hal nutrisi dan phytochemicals, yang masing-masing memberi fungsi tersendiri bagi kesehatan tubuh. Semakin banyak warna di makan, semakin sehat diet kita.

Kerugian yang didapat
Sebagai akibat dari gangguan dari nutrisi yang paling berat di dunia adalah cacat lahir, pertumbuhan fisik dan mental yang lambat, melemahnya sistem kekebalan tubuh, kebutaan, dan bahkan kematian, disebabkan oleh diet yang kurang vitamin dan mineral. Dapat dikatakan bahwa rendahnya penyerapan buah-buahan dan sayuran adalah factor penyumbang terbesar atas defisiensi tersebut.(James)

Hipertensi, Ancaman Bagi Kelaki-Lakian Anda

2 comments »

Walaupun hidup dengan lifestlye yang tidak sehat, terkadang kita sering terbuai oleh kondisi tubuh yang kelihatannya tetap bugar dan sehat, padahal itu sama dengan melambaikan tangan kepada penyakit untuk menghampiri Anda.

Sudah seminggu terakhir ini, Willy (35 tahun), seorang pialang saham, selalu mengeluh pusing. Tetapi kali ini bukan karena masalah pekerjaan yang cukup menyita waktu dan pikirannya. Awalnya ia merasa derita yang sering muncul ini, mampu diatasi hanya dengan obat penghilang sakit kepala yang dijual bebas. Namun, derita tersebut hanya hilang sekejap. Belum lagi, ia selalu merasa sesak nafas ketika hendak naik ke ruangannya yang berada di lantai dua. Tak tahan didera dengan sakit kepala dan sesak nafas yang sudah mulai mengganggu kinerjanya ini, ia akhirnya memeriksakan diri.

Ternyata dari dokter yang memeriksanya diketahui bahwa Willy mengidap gejala hipertensi. Dari pemeriksaan tekanan darah, diketahui bahwa tekanan darah Willy sebesar 150/100 mmHg - terhitung sudah diambang batas normal. Dari pemeriksaan darah juga diketahui Willy menderita kolesterol. Alangkah terkejutnya Willy mengetahui bahwa dirinya menderita tekanan darah tinggi. Walaupun fisiknya relatif gemuk, dan memiliki kebiasaan merokok sejak kuliah, namun selama ini Willy selalu tidak mengalami masalah yang mengganggu kesehatan.

Memang, menurut Dr. Hananto Adriantoro, Sp JP, FIHA, dokter spesialis jantung pembuluh darah ini, hipertensi adalah silent killer, karena tidak menimbulkan gejala sehingga seseorang tidak menyadari dirinya mengidap hipertensi sebelum memeriksakan tekanan darahnya. “Selain kebiasaan merokok yang sulit dilepaskan, kolesterol tinggi juga turut menaikkan faktor resiko seseorang mengalami hipertensi menjadi lebih besar,” jelas dokter yang berdinas di Pusat Jantung Nasional Harapan Kita ini. Selain faktor gaya hidup yang tidak sehat, ada faktor resiko dari hipertensi yang tidak bisa dikontrol seperti usia, ras, dan riwayat keluarga.

Darah diangkut dari jantung ke seluruh tubuh melalui pembuluh darah. Tekanan darah adalah kekuatan dorongan darah terhadap dinding arteri. Setiap saat jantung berdetak (sekitar 60-70 kali per menit saat istirahat) ia akan memompa darah ke dalam arteri. Tekanan darah yang normal adalah sama dengan atau kurang dari 120/80 mmHg. Hipertensi diindikasikan oleh tekanan darah yang mencapai atau melebihi 140/90 mmHg. Sekali seseorang dinyatakan hipertensi, maka biasanya itu akan berlangsung seumur hidup. Tetapi bukan berarti bahwa orang tersebut harus menderita seumur hidup karena hipertensi bisa dikontrol.

Dokter Hananto menjelaskan akibat penyakit hipertensi yang tidak terkontrol, akan berbahaya karena bisa disusul masalah komplikasi lainnya. “Bila pengidap hipertensi tidak dapat mengontrolnya, maka dapat menimbulkan berbagai komplikasi seperti stroke, gagal jantung, gagal ginjal, hingga impotensi seumur hidup,” urai dokter kelahiran Beijing, 4 November 1957 ini.

Karena tekanan berlebihan pada dinding arteri dapat merusak pembuluh darah, dan akibatnya rusaknya organ vital tubuh. Bila yang terjadi adalah penyumbatan atau putusnya pembuluh darah di otak, maka resikonya bisa terkena serangan stroke. Bila terjadi penyumbatan pembuluh aorta yang ada di jantung, maka resikonya adalah serangan jantung atau gagal jantung.

Salah satu akibat hipertensi adalah rusaknya pembuluh darah arteri pudenda, yaitu pembuluh darah yang mengalirkan darah ke alat kelamin pria. “Akibatnya bila pembuluh darah ini rusak, tertutup, bahkan putus, mengakibatkan disfungsi ereksi permanen alias seumur hidup. Karena alat kelamin tidak dapat ereksi akibat tidak adanya aliran darah yang menuju ke batang kelamin. Mau minum obat kuat ratusan butir juga tidak berpengaruh,” kata dokter sambil tersenyum.

Ubah Gaya Hidup
Memang cepat lambat rusaknya pembuluh darah itu berbeda setiap orangnya. Namun, bila seseorang telah divonis menderita hipertensi, tidak cukup hanya dengan minum obat. Karena hipertensi tidak dapat diobati, tetapi bisa dikontrol. Karena itu, obat penurun tekanan darah ini harus digunakan dalam jangka panjang, bahkan seumur hidup. Selain itu, patut diingat bahwa obat tidak akan berpengaruh tanpa adanya perubahan gaya hidup.

Sementara untuk pengobatan tanpa obat, antara lain dapat dilakukan dengan mengubah pola makan dengan menjalankan diet rendah garam, kolesterol, dan lemak jenuh. Untuk perubahan gaya hidup dapat dilakukan dengan peredaan stres emosional, berhenti merokok dan alkohol, serta latihan fisik secara teratur.

American Heart Association menyarankan konsumsi maksimum garam sebanyak satu sendok teh per hari. Sementara lemak memang dibutuhkan tubuh namun dalam jumlah kecil yaitu untuk menjaga tubuh tetap berfungsi karena itu konsumsi lemak disarankan kurang dari 30% dari konsumsi kalori setiap hari.

Pola makan yang rendah potasium magnesium menjadi salah satu faktor pemicu tekanan darah tinggi. Buah-buahan dan sayuran segar adalah sumber terbaik bagi kedua nutrisi tersebut. Tidak heran dokter menyarankan memperbanyak buah-buahan dan sayuran untuk menurunkan tekanan darah. Dalam sebuah penelitian yang dimuat dalam American Journal of Clinical Nutrition ditemukan pria yang makan sedikitnya satu porsi per hari sereal dari jenis padi-padian kecil kemungkinan terkena penyakit jantung hingga 20%.

Semakin banyak konsumsi jenis padi-padian, semakin rendah resiko penyakit koroner termasuk tekanan darah tinggi. Satu langkah penting menurunkan tekanan darah tinggi dan menghindari komplikasi akibat hipertensi adalah sesederhana memilih roti gandum alih-alih makan beras putih atau beras merah.

Tidak diragukan meningkatkan aktivitas dapat menurunkan resiko tekanan darah tinggi. Anda tidak perlu berolahraga layaknya seorang atlet, cukup 30 sampai 45 menit lima hari dalam seminggu cukup untuk menurunkan hipertensi.

Memang perubahan gaya hidup sehat sulit dilakukan secara singkat, namun lebih efektif dalam mengontrol tekanan darah Anda. Jadi, hindari faktor pencetus hipertensi atau Anda bisa mengalami nasib hilangnya kejantanan Anda seumur hidup. The choice is yours…

Anda beresiko hipertensi, bila:
- Kelebihan berat badan.
- Memiliki gaya hidup tidak sehat (merokok, minum alkohol, suka menyantap makanan high cholesterol, stress).
- Berusia diatas 45 tahun (pria), wanita diatas 55 tahun.
- Mempunyai riwayat keluarga dengan hipertensi.
- Termasuk golongan pra hipertensi (tekanan darah diantara 120/80-140/90 mmHg).

Kiat mengontrol hipertensi:
- Melakukan diet rendah garam dan banyak makan sayuran, buah-buahan dan makanan rendah lemak.
- Kurangi berat badan hingga mencapai berat ideal.
- Melakukan olahraga teratur.
- Berhenti merokok.
- Berhenti konsumsi alkohol.

Jangan Takut Sakit Jiwa

1 comment »

Kesadaran masyarakat kita dalam masalah kesehatan jiwa sangat rendah. Meskipun saya pribadi belum mengadakan penelitian resmi, tapi dapat kita lihat bersama dari perbandingan jumlah anggota masyarakat yang pergi ke dokter,klinik medis, maupun rumah sakit ketika mereka mengalami gangguan kesehatan fisik dengan anggota masyarakat yang secara “sukarela” pergi ke Psikolog, Psikiater, atau mengikuti konseling. Hal ini bisa diakibatkan oleh paradigma yang keliru di masyarakat kita yang memandang sempit gangguan kejiwaan dengan sebuah kegilaan (schizophrenia). Orang yang pergi ke psikolog maupun ke psikiater dianggap “gila”. Sehingga amat banyak orang yang enggan berkonsultasi ketika mereka mengalami gangguan kejiwaan ringan karena takut mendapat cap “gila”.

Pendidikan kejiwaan juga amat jarang diberikan pada anggota masyarakat kita. Padahal menurut hemat saya, pendidikan kejiwaan seharusnya diberikan secara sesuai dengan perkembangan usia manusia. Sebagai gambaran, sejak kecil kita selalu dipantau perkembangan kesehatan fisik (medis) kita melalui posyandu, imunisasi, ragam penyakit beserta obatnya, serta berbagai aspek terkatit. Tapi sangat jarang kita mendapatkan informasi mengenai kesehatan jiwa sejak dini. Seolah olah informasi tersebut hanya milik “orang orang kejiwaan” dan kita hanya mendapatkannya jika kita mencarinya di rubrik tanya jawab psikologi dan artikel-artikel di tabloid.

Kurangnya sosialisasi informasi psikologi juga dirasakan pada lemahnya peran lembaga Bimbingan Konseling yang ada di sekolah sekolah. Padahal lembaga tersebut sudah hadir pada jenjang sekolah lanjutan tingkat pertama. Tapi kalau kita tanya pada para siswa seberapa sering mereka masuk ruang BK dan bagaimana pendapat mereka tentang BK, umumnya kita akan mendapatkan jawaban yang kurang memuaskan karena kurangnya pemahaman mereka tentang fungsi BK itu sesungguhnya. Sehingga BK mendapat stigma sebagai lembaga untuk mengurusi “anak-anak bermasalah”.

Seharusnya kita mulai menyadari bahwa gangguan kejiwaan adalah sebuah gejala manusiawi yang alami sehingga kita memperoleh informasi sejak dini sehingga perkembangan kesehatan jiwa kita selalu terpantau dan terjaga. Jangan tunggu sampai masalah muncul baru kita cari solusinya. “Mencegah lebih baik dari mengobati”. So… jangan takut sakit jiwa, karena sudah banyak orang yang mengalami mencegah dengan berkonsultasi ke Psikolog, Psikiater, atau mengikuti konseling.

Kekuatan Lelaki Dalam Orgasme

No comment »

Anda termasuk lelaki multiorgasme? Itu lho lelaki yang dapat mencapai lima sampai enam kali ejakulasi dalam satu jam. Kok bisa sih? Begini kasus seperti ini bisa terjadi dalam tiga situasi berikut:

Pertama, setelah lama tidak berhubungan seksual, misalnya dua atau tiga bulan. Selang waktu istirahat refleks seksual menjadi pendek. Setelah ejakulasi, ereksi dapat terjadi lagi dalam waktu lima menit. Meskipun demikian ini adalah situasi yang jarang terjadi.

Kedua,
dalam kondisi rangsangan seksual yang kuat, bisa saja terjadi ereksi lagi dan ejakulasi terjadi beberapa kali dalam satu jam. Ketika berhubungan seks pertama kalinya atau dengan perempuan yang sangat menggairahkan, biasanya kemampuan ejakulasi lelaki berkembang secara signifikan. Ini juga akan menghilang seiring dengan waktu ketika tingkat kenikmatan seksual dan situasi mulai menjadi seperti biasa.

Ketiga, kerja orgasme lelaki yang sensasional adalah sesuatu yang paling sering digunakan, yakni harapan lelaki yang lebih tinggi pada organ genitalnya ketimbang fungsinya. Struktur rentan ini dikontrol oleh mekanisme kompleks yang berorientasi pada kualitas, bukan kuantitas.

Senggama bukanlah perlombaan. Bagi lelaki yang senang bersaing di dalam semua bidang kehidupan, sulit menerima seks apa adanya. Misalnya, Anda bersenggama dua kali seminggu dan masing-masing mencapai ejakulasi satu kali. Dengan membandingkannya, Anda merasa kurang. Anda tidak menyadari bahwa kehidupan seksual Anda sebenarnya normal dan wajar. Jadi, persoalannya adalah kepercayaan.

Melebihi semua usaha manusia, seksualitas lelaki adalah permainan kepercayaan. Aturannya adalah, “Kalau menurut Anda mampu, Anda pasti bisa”. Ereksi mudah hilang karena keributan yang tiba-tiba, kata-kata sindiran, bahkan tatapan penolakan dapat menghancurkan semuanya.

Ini salah satu aspek paling memalukan dan tidak menyenangkan. Sembilan puluh lima persen alat kelamin lelaki bereksi secara baik justru pada saat tidak dibutuhkan. Kalau dipikir lebih jauh, organ seakan-akan takut berhadapan dengan genital perempuan. Ketakutan dan kemampuan sama-sama persoalan penting bagi ereksi organ lelaki.

Sumber:email

Vaginitis & Vulvitis

No comment »

vaginitis adalah suatu peradangan pada lapisan vagina. vulvitis adalah suatu peradangan pada vulva (organ kelamin luar wanita). vulvovaginitis adalah peradangan pada vulva dan vagina.

PENYEBAB
Penyebabnya bisa berupa:
1.    Infeksi
o    Bakteri (misalnya klamidia, gonokokus)
o    Jamur (misalnya kandida), terutama pada penderita diabetes, wanita hamil dan pemakai antibiotik
o    Protozoa (misalnya trichomonas vaginalis)
o    Virus (misalnya virus papiloma manusia dan virus herpes)

2.    Zat atau benda yang bersifat iritatif

o    Spermisida, pelumas, kondom, diafragma, penutup serviks dan spons
o    Sabun cuci dan pelembut pakaian
o    Deodoran
o    Zat di dalam air mandi
o    Pembilas vagina
o    Pakaian dalam yang terlalu ketat, tidak berpori-pori dan tidak menyerap keringat

3.    Tumor ataupun jaringan abnormal lainnya
4.    Terapi penyinaran obat-obatan
5.    Perubahan hormonal

GEJALA
Gejala yang paling sering ditemukan adalah keluarnya cairan abnormal dari vagina. Dikatakan abnormal jika jumlahnya sangat banyak, baunya menyengat atau disertai gatal-gatal dan nyeri. Cairan yang abnormal sering tampak lebih kental dibandingkan cairan yang normal dan warnanya bermacam-macam. misalnya bisa seperti keju, atau kuning kehijauan atau kemerahan.

Infeksi vagina karena bakteri cenderung mengeluarkan cairan berwarna putih, abu-abu atau keruh kekuningan dan berbau amis. Setelah melakukan hubungan seksual atau mencuci vagina dengan sabun, bau cairannya semakin menyengat karena terjadi penurunan keasaman vagina sehingga bakteri semakin banyak yang tumbuh. Vulva terasa agak gatal dan mengalami iritasi.

Infeksi jamur menyebabkan gatal-gatal sedang sampai hebat dan rasa terbakar pada vulva dan vagina. Kulit tampak merah dan terasa kasar. Dari vagina keluar cairan kental seperti keju. Infeksi ini cenderung berulang pada wanita penderita diabetes dan wanita yang mengkonsumsi antibiotik.

Infeksi karena trichomonas vaginalis menghasilkan cairan berbusa yang berwarna putih, hijau keabuan atau kekuningan dengan bau yang tidak sedap. Gatal-gatalnya sangat hebat.

Cairan yang encer dan terutama jika mengandung darah, bisa disebakan oleh kanker vagina, serviks (leher rahim) atau endometrium. Polip pada serviks bisa menyebabkan perdarahan vagina setelah melakukan hubungan seksual. Rasa gatal atau rasa tidak enak pada vulva bisa disebabkan oleh infeksi virus papiloma manusia maupun karsinoma in situ (kanker stadium awal yang belum menyebar ke daerah lain).

Luka terbuka yang menimbulkan nyeri di vulva bisa disebabkan oleh infeksi herpes atau abses. Luka terbuka tanpa rasa nyeri bisa disebabkan ole kanker atau sifilis. Kutu kemaluan (pedikulosis pubis) bisa menyebabkan gatal-gatal di daerah vulva.

DIAGNOSA
Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala, hasil pemeriksaan fisik dan karakteristik cairan yang keluar dari vagina. Contoh cairan juga diperiksa dengan mikroskop dan dibiakkan untuk mengetahui organisme penyebabnya. Untuk mengetahui adanya keganasan, dilakukan pemeriksaan pap smear.

Pada vulvitis menahun yang tidak memberikan respon terhadap pengobatan biasanya dilakukan pemeriksaan biopsi jaringan.

PENGOBATAN
Jika cairan yang keluar dari vagina normal, kadang pembilasan dengan air bisa membantu mengurangi jumlah cairan. Cairan vagina akibat vaginitis perlu diobati secara khusus sesuai dengan penyebabnya. Jika penyebabnya adalah infeksi, diberikan antibiotik, anti-jamur atau anti-virus, tergantung kepada organisme penyebabnya. Untuk mengendalikan gejalanya bisa dilakukan pembilasan vagina dengan campuran cuka dan air. Tetapi pembilasan ini tidak boleh dilakukan terlalu lama dan terlalu sering karena bisa meningkatkan resiko terjadinya peradangan panggul.

Jika akibat infeksi labia (lipatan kulit di sekitar vagina dan uretra) menjadi menempel satu sama lain, bisa dioleskan krim estrogen selama 7-10 hari.

Selain antibiotik, untuk infeksi bakteri juga diberikan jeli asam propionat agar cairan vagina lebih asam sehingga mengurangi pertumbuhan bakteri. Pada infeksi meular seksual, untuk mencegah berulangnya infeksi, kedua pasangan seksual diobati pada saat yang sama.

Penipisan lapisan vagina pasca menopause diatasi dengan terapi sulih estrogen. Estrogen bisa diberikan dalam bentuk tablet, plester kulit maupun krim yang dioleskan langsung ke vulva dan vagina.

Selain obat-obatan, penderita juga sebaiknya memakai pakaian dalam yang tidak terlalu ketat dan menyerap keringat sehingga sirkulasi udara tetap terjaga (misalnya terbuat dari katun) serta menjaga kebersihan vulva (sebaiknya gunakan sabun gliserin). Untuk mengurangi nyeri dan gatal-gatal bisa dibantu dengan kompres dingin pada vulva atau berendam dalam air dingin.

Untuk mengurangi gatal-gatal yang bukan disebabkan oleh infeksi bisa dioleskan krim atau salep corticosteroid dan antihistamin per-oral (tablet). Krim atau tablet acyclovir diberikan untuk mengurangi gejala dan memperpendek lamanya infeksi herpes. Untuk mengurangi nyeri bisa diberikan obat pereda nyeri.

Pria Ber-KB? Why Not!

3 comments »

Mitos berkembang, vasektomi mengganggu kesehatan dan fungsi ereksi. Benarkah?
Daniel tertegun saat secara sepintas Nadia menyarankan dia untuk vasektomi. “Gantian dong, KB-nya. Kan, bisa vasektomi,” kata istrinya itu yang dua minggu lalu melahirkan anak ketiga mereka. Manajer di perusahaan komunikasi berusia 38 tahun itu cukup tersentak oleh selentingan istrinya.

la tidak marah. Justru, ia terpikir dampak vasektomi bila ia lakukan. Toh, Daniel bukan tipe pria yang mau menang sendiri. la tak ingin terus-menerus memaksakan istrinya yang berkontrasepsi. Dan, beberapa kontrasepsi tak cocok dengan Nadia. Namun Daniel gamang, apakah vasektomi akan mengganggu kesehatan dan kejantanannya.

Pria ber-KB, memang terdengar “masih” janggal di telinga. Pasalnya, data statistik menunjukkan, wanita lebih dominan dalam aktivitas mengontrol angka kelahiran itu. Uung Kusmana, Humas BKKBN, menyebutkan hasil survei kepada beberapa pasangan di Indonesia yang menyatakan risih jika suaminya ber-KB. “Peserta KB pria hanya 1,3 persen, yang 0,9-nya menggunakan kondom dan sisanya vasektomi,” kata dia, menerangkan.

Istilah vasektomi memang sudah tak asing di telinga kita. Namun, seberapa jauh pemahaman tentang vasektomi itu? Vasektomi atau yang biasa diidentikkan dengan KB pria adalah proses operasi sederhana untuk memotong saluran yang membawa sperma dari kantongnya (testis) ke penis.

Jangan salah paham. Ini bukan seperti memotong pisang. Tindakan ini tergolong operasi kecil, sehingga bisa dilakukan singkat tanpa harus ke dokter bedah. Menurut dr. Agus Mulyono SpU dari RS Kepolisian Pusat Raden Said Sukanto, setelah proses pemotongan tersebut, cairan yang keluar saat berhubungan intim adalah cairan atau lendir dari kelenjar vestikula seminalis dan “kelenjar prostat”. Itu tanpa sel-sel spermatozoa dari testis sebagai faktor utama yang menentukan proses pembuahan,” kata dr. Agus Mulyono.

Program KB ini dimasukkan dalam kategori Mantap, Lestari, atau Permanen. Artinya, jika saluran vas deverens-nya sudah dipotong, laki-laki ini tidak bisa membuahi pasangannya. “Jadi, kalau dia ‘kumpul’ dengan istrinya, kapan saja, tetap istrinya tidak akan hamil,” ujar dokter yang juga berpraktek di RS Khusus Fertilisasi & Menoandropause Sam Marie.

Vasektomi dianjurkan pada pria usia produktif, antara 30-40 tahun. Dr. Agus menambahkan, “Sebelum memutuskan untuk operasi vasektomi, sebaiknya dikonsultasikan terlebih dulu kepada psikolog agar pengambilan keputusannya tidak emosional, tapi dengan pertimbangan matang.”

“Jangan takut, vasektomi tidak merangsang timbulnya penyakit lain maupun mengganggu aktivitas seksual Anda,” kata dia, justru pasien vasektomi cenderung bertambah gemuk. “Memang, secara psikologis pria yang sudah divasektomi akan merasa bebas dan tidak tertekan pasangannya akan hamil.”

Vasektomi tidak mengganggu aktivitas seksual karena yang dipotong adalah saluran vas deferens saja, sedangkan hormon dihasilkan dari testis yang disebul testosteron dan keluarnya tidak melalui saluran itu, tapi masuk ke pembuluh darah. Lantas, menyebar ke organ yang lain. Itu sebabnya tidak ada kaitannya antara vasektomi dan aktivitas seksual. Namun, risiko proses vasektomi tetap ada misalnya infeksi karena operasi. Ini bisa diatasi dengan memperoleh penanganan dokter secepatnya.

Walau vasektomi sifatnya permanen, tak menutup kemungkinan Anda bisa memunyai keturunan lagi. Caranya, dengan melepaskan ikatan pada saluran vas deferens melalui operasi kecil. Hanya, diperlukan waktu yang agak lama untuk kembali normal. Dr. Agus menganjurkan agar setelah operasi pelepasan, pasien mengonsumsi obat-obatan yang merangsang kembali produksi spermatozoa.

Vasektomi juga tak memiliki efek yang bersifat merugikan. Sperma yang diproduksi tubuh pria namun tidak bisa disalurkan karena prows vasektomi tersebut, akan kembali diserap tubuh tanpa menyebabkan gangguan metabolisme. Memang, menurut dr. Agus, beberapa pasiennya mengeluh tentang gangguan terhadap gairah seksual mereka, tetapi itu hanya bersifat psikologis bukan gejala fisiologis.

Mazdadi yang empat bulan lalu memutuskan untuk vasektomi berkisah. “Saya dan istri merasa sehat-sehat saja dan vasektomi memang cara yang tepat untuk pasangan yang ingin ber-KB.” Pria berumur 46 tahun ini sudah mengambil keputusan untuk vasektomi sejak dua tahun lalu. “Bagi saya, ber-KB itu tanggung jawab bersama, bukan hanya mutlak untuk kaum wanita.” Ditambahkan lagi, pria beranak dua ini tidak keberatan untuk berbagi pengalaman dengan pasangan-pasangan lain yang ingin ber-KB. “Sesuatu yang baik, wajib untuk dibagi,” paparnya, mantap. (Meita Annia, Ilustrasi: Tomy B.)

Proses Operasi Vasektomi:
1. Akseptor akan dibius lokal. Kulit yang melingkupi testis disobek kecil untuk diambil saluran spermanya atau saluran vas deferens. Kemudian saluran tersebut diangkat dengan alat khusus.
2. Ujung saluran itu diikat dengan benang khusus dan bagian tengahnya dipotong. Namun ada pula yang hanya diikat tapi tidak dipotong.
3. Saluran sperma tadi dimasukkan lagi dalam buah zakar. Caektomi selesai dikerjakan.
4. Operasi ini hanya memakan waktu 15-20 menit.

5 (lima) Hal Setelah Operasi:

1. Istirahat yang cukup dan dianjurkan selama 7 hari tidak bekerja keras.
2. Usahakan bekas luka tetap kering selama 7 hari serta terus dibersihkan.
3. Jangan lupa minum obat yang diberikan dokter sesuai aturan.
4. Untuk menghindari kemungkinan pasangan Anda hamil akibat sisa-sisa sperma yang terdapat dalam cairan sperma, ada baiknya Anda tetap menggunakan alat kontrasepsi sekitar 3 bulan.
5. Memeriksa ulang ke dokter: 1 minggu, 3 bulan, 6 bulan, dan 1 tahun setelah operasi.

Mereka yang tak cocok metode ini:
1. Penderita kencing manis (diabetes)
2. Penderia hernia
3. Penderita penyakit kulit atau jamur di daerah kemaluan.
4. Penderita kelainan pembekuan darah.
5. Memiliki peradangan pada buah zakar.
6. Orang yang tidak memiliki pendirian yang tetap.

Mereka yang cocok cara ini:
1. Pasangan yang tak ingin menambah jumlah anak.
2. Pasangan yang istrinya sudah sering melahirkan.
3. Memiliki penyakit yang membahayakan kesehatan.
4. Pasangan yang selalu gagal dengan kontrasepsi lain.