Umumnya anak yang aktif dan enerjik lebih sehat, kuat dan tangkas. Karena aktivitas fisik mereka cukup, sehingga membantu menjaga kesehatan dan staminanya. Anak sehat dan aktif juga memiliki kapasitas belajar lebih baik, sehingga lebih tangggap dan dapat berkonsentrasi dengan baik di sekolah.
Doronglah putra-putri untuk lebih aktif dan enerjik di masa pertumbuhan mereka, agar kelak tumbuh sehat dan bugar ketika dewasa. Untuk mendorong hal tersebut, berikut ini beberapa tip/kiat untuk dapatkan menjadikan anak menjadi aktif.

Kenali Anak di Usia Aktif
Untuk mendukung pertumbuhan anak di usia aktif (usia sekolah) maka, kegiatan di dalam rumah yang relatif kurang aktivitas fisiknya perlu diimbangi dengan kegiatan di luar rumah yang relatif lebih banyak aktivitas fisik. Banyak manfaat bisa diperoleh anak Anda dari aktivitas fisik seperti olahraga, antara lain:
• Pertumbuhan anak yang aktif bergerak lebih baik dibandingkan anak yang kurang bergerak.
• Mendukung pertumbuhan tulang lebih padat dan kuat, sehingga pertumbuhan tinggi badannya lebih optimal.
• Membuat jantung lebih kuat sehingga meningkatkan metabolisme dan memperlancar peredaran darah dan oksigen secara maksimal ke seluruh otak, sehingga membantu meningkatkan konsentrasi belajar.
• Menjaga kelenturan tubuh dan meningkatkan fleksibilitas tubuh.
• Menjaga keseimbangan berat badan dan menekan resiko obesitas

Tips untuk membantu agar putra-putri menjadi lebih aktif:
1. Cari tahu minat mereka, kemudian daftarkan ke klub yang sesuai dengan minat mereka. Seperti klub basket, sepak bola, tennis, renang atau aktivitas lainnya seperti kelas tari, kursus musik atau marching band. Apabila Anda ingin mendaftarkan mereka ke klub olahraga, berikut adalah tips memilih klub olahraga:
a. Cek apakah jarak antara klub dengan rumah/ sekolah cukup dekat
b. Selidiki seberapa baik reputasi klub tersebut
c. Tanyakan prestasi apa yang pernah dicapai oleh klub tersebut
d. Tanyakan program-program yang dimiliki klub tersebut
e. Cek kelengkapan sarana klub
f. Tanyakan pendapat anggota klub mengenai klub tersebut
g. Cek apakah biaya untuk masuk klub sesuai dengan budget
h. Akan lebih baik bila ada anak dari teman Anda yang menjadi anggota tersebut, sehingga Anda bisa menanyainya langsung.

2. Batasi waktu menonton televisi dan bermain video games menjadi 1-2 jam sehari, agar mereka punyalebih banyak waktu untuk melakukan aktivitas fisik seperti berolahraga di klub sport.
3. Pilih hadiah untuk anak yan dapat memperbanyak aktivitas fisik sesuai minat mereka. Misalnya, bola basket, raket bulutangkis, tali skipping, hulahoop, dan lain sebagainya.
4. Ciptakan jadwal kegiatan fisik di dalam rumah yang menyenangkan anak dan lebih membutuhkan banyak gerak. Misalnya menanam bunga, membersihkan rumah dan halaman, atau berbenah.
5. Jadilah contoh bagi anak-anak dalam beraktivitas fisik. Misalnya, anda rajin jogging setiap minggu. Jangan lupa ajak anak untuk turut berolahraga bersama Anda.

 

Related Articles