Resiko Aborsi Khususnya Pada Remaja

Jul 1st, 2008

Hubungan sex diluar nikah membawa cukup banyak dampak negatif bagi diri pelaku maupun lingkungan sekitar. Mulai dari kemungkinan tertular penyakit, hingga kehamilan diluar nikah.
Hal ini juga menyebabkan / berdampak pula pada tingginya tingkat aborsi. Padahal perbuatan aborsi, juga memiliki resiko yang sangat tinggi terhadap keselamatan dari perempuan itu sendiri. Berikut ini resiko yang terjadi jika melakukan aborsi khususnya remaja:

1. Kematian karena terlalu banyak pendarahan
2. Kematian mendadak karena pembiusan yang gagal
3. Kematian secara lambat akibat infeksi serius disekitar kandungan.
4. Sobeknya rahim (Uterine Perforation)
5. Kerusakan leher rahim (Cervical Lacerations) yang akan menyebabkan cacat pada anak berikutnya.
6. Kanker payudara (karena ketidakseimbangan hormon estrogen pada wanita)
7. Kanker indung telur (Ovarian Cancer)
8. Kanker leher rahim (Cervical Cancer)
9. Kanker hati (Liver Cancer)
10. Kelainan pada placenta/ari-ari (Placenta Previa) yang akan menyebabkan cacat pada anak berikutnya dan pendarahan hebat pada saat kehamilan berikutnya.
11. Infeksi rongga panggul (Pelvic Inflammatory Disease)
12. Menjadi mandul/tidak mampu memiliki keturunan lagi (Ectopic Pregnancy)
13. Infeksi pada lapisan rahim (Endometriosis)
14. Infeksi alat reproduksi karena melakukan kuretase (secara medis) yang dilakukan secara tak steril. Hal ini membuat remaja mengalami kemandulan dikemudian hari setelah menikah.
15. Pendarahan sehingga remaja dapat mengalami shock akibat pendarahan dan gangguan neurologist. Selain itu pendarahan juga dapat mengakibatkan kematian ibu maupun anak atau keduanya.
16. Resiko terjadinya reptur uterus atau robeknya rahim lebih besar dan menipisnya dinding rahim akibat kuretase. Kemandulan oleh karena robeknya rahim, resiko infeksi, resiko shock sampai resiko kematian ibu dan anak yang dikandungnya.
17. Terjadinya fistula genital traumatis adalah suatu saluran atau hubungan antara genital dan saluran kencing atau saluran pencernaan yang secara normal tidak ada.

Nah, akibatnya cukup menyeramkan khan? tidak ada yang enak khan? makanya melakukan hubungan seks diluar nikah jangan dilakukan.

  1. TYA
    Aug 7th, 2008 at 12:19
    Reply | Quote | #1

    :lol: SEDIH JUGA KARNA PERGAULAN REMAJA SEKARANG TERLALU BEBAS,BAHKAN KARNA TERLALU BEBASNYA MEREKA MENJADI TIDAK TERKONTROL LAGI.MEMANG SICH TIDAK SEPENUHNYA ITU SEMUA KESALAHAN ANAK2 REMAJA ITU,MUNGKIN ADA FAKTOR DARI KELUARGANYA YANG TIDAK HARMONIS&ANAK KURANG MENDAPATKAN PERHATIAN&KASIH SAYANG DARI ORANG TUANYA SEHINGGA DY MENCARI KEBAHAGIAAN ITU DI LUAR. :cry:

    admin Reply:

    Betul sekali, banyak faktor yang mempengaruhi, faktor lingkungan juga jadi penyebabnya

  2. PinQy
    Aug 12th, 2008 at 12:48
    Reply | Quote | #2

    :cry:
    Memang Sedih Menerima Kenyataan Remaja terJerumus kEadaan SePerti iTU..
    pEndapat Saya Cara mengurangi resiko seperti itu dengan memberikan Sexs AduCatIOn ..
    aGAr mereka mengerti Dampak dan Berusaha menjauhi hal2 yang berdampak seperti iTu.
    Moga Sukses…
    :razz:

  3. meycha
    Sep 25th, 2008 at 11:50
    Reply | Quote | #3

    aborsi :???: hhhhhmmmmmmmm
    1. DOSA:twisted:
    2. BAHAYA BAGI KESEHATAN REPRODUKSI KITA :!:
    3. PASTINYA BAKAL NGEHANCURIN MASA DEPAN KITA :cry:

    So,jauhin tuh yang namanya free seks… :neutral:
    pkoknya jangan pernah coba-coba deh,
    disamping banyak kerugian buat organ reproduksi kita,
    DOSANYA itu loooooohhhhh :twisted:
    75tahun ibadah kita terancam gag diterima sama ALLAH
    Naudzubillah!

  4. angga
    Nov 24th, 2008 at 21:53
    Reply | Quote | #4

    aborsiiiii matiii ajj kelauuddddd mankanya kita smuaa haruss jaga pergaulann kita :smile:

  5. eKa.N.D
    Jan 24th, 2009 at 10:54
    Reply | Quote | #5

    :cry: duuuuuuuuuh……..
    sdih yacH Lo ndAina da diaNtara tMn2 Qt yg yg tERKENa n ngalami aKibat Aborsi,
    so….tmn2 jgn mPe Qt keQ gt yach..
    biaR dbLang tmn Qt ktinggalan zAman yg pNting Qt gk tjrumuz ke dalam KeniKmatan yg smntRa tuh,,,
    sbARLh,,,s1 saat Qt bkalan mrsakan jg pi “resmi” dgn suami Qt…
    so…Lo hamilpun kan gk prL diAborsi…
    key…
    :grin:

  6. aziza
    Jul 10th, 2009 at 10:06
    Reply | Quote | #6

    Setuju :) , keluarga ntu emang mampu jd ruang pend.tersendiri pa lagi, “anak cewek itu lebih sulit ngejaganya”, ibu saya pernah bilang. Oalah…wanita, sungguh berharganya dirimu dimata dunia. Ampe, ada syaiR yang bilang “wanita ntu perhiasannya dunia”. OH MG, i’m proud as young cewek :)