Jika anda menginginkan perkawinan yang kokoh ada baiknya Anda dan pasangan mengikuti tips dibawah ini :
 Tidak membiarkan perkawinannya ‘ berjalan sendiri ‘. Pasangan seperti ini tetap seperti pacaran dulu, berusaha membuat si dia terkesan akan dirinya ( entah dari cara berdandan atau berbicara ), dan pertemuan  jadi berarti. Masalah-masalah dalam kehidupan yang muncul setelah menikah anak, karier, keluarga, tidak membuatnya melalaikan arti penting hubungan dengan si dia.
 Mencari tahu apa yang dibutuhkan pasangan. Jangan menunggu sampai si dia memberi tahu apa sesungguhnya yang dibutuhkannya ( baik materi maupun nonmateri ). Bukankah suatu hadiah akan lebih berkesan kalau kita memberikannya tanpa dia minta ?
 Mencintai pasangan apa adanya, bukan fantasinya. Sosok yang ada di fantasi tidak mempunyai cela, tidak menuntut, tidak membuat sakit hati. Tetapi , masalahnya sosok seperti itu tidak ada dalam dunia nyata, karena itu orang yang berfantasi cenderung akan kecewa. Dalam hubungan yang sehat, cinta tumbuh karena dia , bukan karena dia bisa menjadi sosok yang di fantasikan.
 Saling terbuka. Hanya sedikit orang yang mau mengakui kesalahan. Mereka menganggap , berbohong atau menutupi yang sesungguhnya itu lebih mudah daripada membuka borok sendiri. Tetapi, kebohongan bisa menjadi kanker yang merusak. Dari kebohongan kecil lama-lama meningkat jadi kebohongan besar.
 Menciptakan kebahagiaan dalam suka maupun duka. Mereka tidak menunggu datangnya kebahagiaan, tetapi berkreasi agar kebahagiaan itu muncul. Mereka juga mengganggap masa duka sebagai kesempatan untuk lebih mengeratkan hubungan.

Related Articles