Oedipus Complex

Jun 13th, 2008

Anggapan bahwa kaum pria menjadi pelindung bagi kaum wanita, agaknya meninggalkan tafsir bahwa seyogyanya dalam setiap pasangan, yang pria harus berusia lebih tua dari yang wanita. Banyak fakta yang menunjang anggapan ini, yakni wanita lebih cepat dewasa sehingga memerlukan pendamping yang lebih tua untuk membimbing dan mengimbangi kedewasaannya.

 Namun lambat laun, banyak pasangan yang menginginkan perubahan. Satu demi satu kita menjumpai pasangan yang ternyata usia prianya jauh lebih muda. Fenomena ini lazim disebut oedipus complex. Istilah itu dicetuskan oleh Sigmund Freud yang terinspirasi dari sebuah naskah drama terkenal karya Sophocles berjudul Oedipus. Diceritakan Oedipus jatuh cinta dan menikah dengan ibu kandungnya sendiri (juga tokoh Hamlet karya William Shakespeare).

 Sebenarnya ada beberapa hal yang menyebabkan seorang pria jatuh cinta dan bertekuk lutut pada wanita yang usianya jauh lebih tua :
• Merindukan figur ibu
Sama seperti seorang wanita yang mengharapkan pria pendampingnya memiliki karakter yang sama dengan bapaknya. Biasanya pria dengan tipe seperti ini memiliki kedekatan emosional yang kuat dengan ibunya. Sehingga dia cenderung mencari dan menginginkan wanita yang tipikal dengan ibunya.
• Pria adalah anak bungsu
Perlakuan sebagai anak tersayang yang paling kecil, dianggap sebagai alasan untuk memberontak. Bukan karena anak bungsu itu selalu dimanja, tetapi karena pria menginginkan pengakuan bahwa dirinya telah layak untuk dipercaya. Sehingga lingkungan pergaulannya lebih banyak diisi oleh teman yang usianya lebih dewasa dibandingkan dengan teman sebaya.
• Menemukan wanita mandiri
Wanita berumur yang masih single biasanya adalah wanita yang mandiri. Seorang wanita yang merintis karier dengan cemerlang dan telah membuktikan hasil kerja kerasnya. Banyak pria jatuh cinta dengan wanita mandiri karena secara finansial, pria merasa terbantu dan tidak terbebani.
Kedewasaan adalah alasan yang diberikan oleh pihak wanita untuk menerima pria yang lebih muda usianya. Ya, banyaknya usia memang bukan jaminan untuk bersikap dewasa. Sering kita temui pria berumur yang masih kekanak-kanakkan dan sebaliknya, banyak pria usia muda yang pikirannya lebih dewasa.

Bagi pasangan yang termasuk kategori oedipus complex, jangan cemas karena pada dasarnya dalam suatu hubungan yang sehat tidak ditentukan dengan umur tapi kedewasaan. Untuk menyiasatinya perlu memperhatikan hal-hal berikut ini :
• Pihak wanita harus memiliki hubungan yang baik dengan mertua
• Pria mengharapkan pasangannya adalah photocopy dari ibunya. Jangan abaikan keinginan itu dan jangan khawatir bahwa cinta Anda dikalahkan oleh cinta pada ibunya. Memiliki kedekatan emosional dengan mertua akan membuat pasangan Anda yakin bahwa Anda adalah orang yang tepat dan bisa memahami dirinya.
• Pria tidak memaksakan wanita secara seksual
• Wanita yang berada di ambang usia 40 tahun memiliki keterbatasan dalam seksual. Dan ini akan sangat berbeda dengan pria yang masih memiliki hasrat kuat dalam berhubungan intim. Untuk mengimbangkan keduanya, pusatkan kebutuhan seksual pada romantisme dan kasih sayang. Yakinkan bahwa bukan seks yang Anda butuhkan, tapi perhatian dan rasa sayang.
• Kepala keluarga tetap di tangan pria
• Meskipun emansipasi wanita sudah diakui, tapi dalam suatu keluarga, kendali pemerintahan tetap dipegang oleh pria.
• Percaya diri sebagai pasangan yang kompak
• Jangan memaksa untuk tetap tampil sebagai pasangan serasi yang masih muda karena Anda telah memiliki garis umur yang sudah ditetapkan. Percaya diri bahwa Anda berdua adalah pasangan yang kompak dalam mengarungi bahtera rumah tangga akan membuat orang lain berpikir seribu kali untuk menyangsikan cinta Anda.

No comments yet.