June 9, 2008 - aku

Kiat Dalam Menghadapi Masalah

 Dalam kehidupan berumah tangga sering dihadapi persoalan baik menyangkut finansial, anak, maupun masalah karir. Bagaimanakah sebaiknya sikap kita dalam menanggapinya? Apakah kita akan saling menyalahkan ?
Sebagai suami-istri kita dapat bekerjasama dalam menghadapi tantangan maupun kemalangan. Tetapi  pria dan wanita memiliki cara yang berbeda dalam menghadapi masalahnya. Bila pria, ia lebih senang diam bila menghadapi masalah. Berbeda dengan wanita yang lebih senang menceritakan persoalannya.    
Contoh: Jim baru saja kehilangan pekerjaannya dan dia sudah melamar di beberapa tempat dan belum mendapatkan jawabannya. Pada saat dia pulang ke rumah, istrinya sudah menanyakan hal tersebut. Jim menanggapinya dengan tidak semangat. Istrinya merasa khawatir dan terus menanyai lagi hal yang sama. Karena merasa tidak dipercaya, Jim diam saja dan tidak memberi jawaban atas pertanyaan istrinya. Sebaliknya sang istri merasa dirinya juga tidak dihargai oleh suaminya. Dia mau memberikan bantuan dengan mengajukan pertanyaan yang menurutnya bisa meringankan beban suaminya. Dari hal tersebut mereka mulai bertengkar karena masing-masing merasa tidak dihargai lagi oleh pasangannya. 
Dalam menghadapi persoalan di atas bagaimanakah seharusnya sikap istrinya?
 Membiarkan pria menyendiri  sementara Anda memasak atau melakukan hal lainnya misalnya ngobrol dengan teman di telepon, mendengarkan musik, dll
 Tidak mengkhawatirkan suami Anda atau merasa kasihan padanya.
 Jangan mengajukan pertanyaan-pertanyaan mengenai perasaannya.
 Jangan berusaha membantu memecahkan masalahnya.
 Bila Anda perlu “bicara” tulislah di atas secarik kertas agar dapat dibaca setelah ia merasa enakan. Bila Anda perlu perhatian, bicaralah dengan seorang sahabat.
 Bila istri tidak mengajukan pertanyaan-pertanyaan maka pria akan merasa dirinya masih dipercayai dan dia akan berusaha lebih giat lagi untuk membahagiakan istrinya. Memberikan nasihat hanya akan menghibur suami Anda jika ia memintanya. Bila suami menerima terlalu banyak bantuan, ia akan kehilangan keperkasaan dan kekuatannya.
 Bila kesulitan Anda telah berlalu, pergilah berakhir pekan tanpa disertai anak-anak, hanya Anda berdua.

keluarga / Pernikahan bahagia / bantuan / emosional / hadapi / hiburan / isteri / kekuatan / keluarga / kiat / masalah / menyendiri / nasihat / pasangan / rumah tangga / suami / telepon / tips / trik /

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>