June 6, 2008 - aku

Haruskah Isteri Tetap Bekerja?

Kebanyakan pria tidak mengijinkan istrinya bekerja bila telah menikah. Para suami ingin istrinya mengurusi rumah tangga dan anak-anak. Sebenarnya alasan apakah yang menyebabkan para suami enggan bila istri bekerja ? Alasan sebenarnya juga tidak diketahui dengan pasti bahkan para suami pun tidak menyadari alasan yang menyebabkan mereka melarang istrinya bekerja.

 Alasan yang pasti adalah kaum pria tidak ingin harga dirinya jatuh apabila membiarkan istrinya turut mencari nafkah juga. Orang lain pasti beranggapan dirinya tidak mampu membiayai keluarganya sehingga meminta istri untuk turut bekerja.
Istri yang bekerja kadangkala juga menyulitkan seorang suami. Apalagi bila penghasilan istri lebih besar dari suami. Pada saat itu mungkin tanpa disadari, sering istri kurang menghargai suaminya bahkan di depan anak-anak. Misalnya: Andi yang akan berulangtahun ke 5, meminta dibelikan mobil-mobilan dengan remote control sebagai hadiah ulang tahunnya, tetapi karena penghasilan suami terbatas ia mengatakan pada anaknya agar diganti dengan mobil-mobilan lain. Tapi karena dia masih anak-anak seringkali egonya lebih tinggi dan mulai menangis. Ibu yang tidak tega melihat anaknya menangis, mengabulkan permintaan anaknya tersebut dan membayarnya dengan gajinya.
 Tentu saja suami merasa dirinya direndahkan di hadapan anak-anak. Mungkin bagi istri tidak ada masalah, dan dia merasa tidak menghina suaminya. Mulailah konflik timbul diantara mereka.
Seorang suami sangatlah memerlukan penghargaan akan kemampuannya sebagai tulang punggung keluarga. Ia melihat sosok ayahnya yang menghidupi keluarga dan sukses. Seorang suami juga khawatir bila istri bekerja, ia harus membantunya di rumah dan ia memandang istrinya sedang mencari kebebasan di luar rumah. Ia mungkin tidak akan menemukan kaos kaki atau celana yang bersih karena istri tidak sempat mencucinya. Ia khawatir bila anak-anak tidak terurus lagi. Ia takut istrinya tidak akan memiliki waktu lagi buat mereka berdua.

 Bila kebetulan tidak memiliki pembantu rumah tangga, banyak kesulitan yang akan dijumpai. Ketika pulang kerja, sudah ada setumpuk pekerjaan yang harus segera dikerjakan, mulai mencuci, memasak, menyetrika baju, dsb. Belum lagi tekanan pekerjaan di kantor. Di rumah Anda tahu apa yang harus dikerjakan untuk keluarga sedangkan di kantor Anda akan diberitahu apa yang harus dikerjakan untuk perusahaan yang tidak ada hubungannya dengan Anda dan tidak jelas bagi Anda. Anda beralih dari seorang pengelola rumah Anda sendiri pada posisi yang lebih rendah yaitu bekerja untuk orang lain.

 Pria memang ingin memiliki dan pencemburu. Hal ini menunjukkan bahwa mereka mencintai istrinya dan tak ingin kehilangan. Dan pria ingin istrinya tetap menjadi manusia yang feminin dan lembut dalam kehidupan rumah tangga.

 Sebagai istri haruslah berbangga karena suami mencintainya dan menginginkannya mengurus rumah tangga. Tidak perlu kesal karena tidak bekerja sesuai dengan jenjang pendidikan. Menjadi ibu rumah tangga juga merupakan suatu pekerjaan yang mulia. Anda bisa menggunakan pengetahuan yang diperoleh di jenjang pendidikan untuk mendidik anak dengan lebih baik

keluarga bekerja / cemburu / isteri / kesulitan / konflik / membiayai / mendidik / pasangan / pekerjaan / pembantu / penghasilan / rumah tangga / suami / turut /

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Ingin tulisan tampil di F-Buzz.Com website?
ingin blog anda untuk lebih dikenal dan lebih banyak pengunjung?
Klik disini
'