Perkawinan/pernikahan yang telah berlangsung selama beberapa tahun tidak menjamin bakal membahagiakan kehidupan seks masing-masing pasangan. Karena justru berdasarkan info yang dicetuskan beberapa pasangan mereka bisa saja pura-pura bahagia demi kelanggengan perkawinan itu sendiri.
Kasus sandiwara kehidupan seks yang terjadi memang bermacam-macam, seperti orgasme palsu hingga kebiasaan masturbasi. Alasan yang sedikit klise menurut seksolog ini memang mampu menjadi faktor serius bagi keretakan hidup berumah tangga.
Kasus serupa ini tentunya juga bisa terjadi pada pasangan yang baru membina hubungan. Seperti pengakuan wanita berikut yang baru satu tahun menikah. Sang istri merasa prihatin karena sejak awal masa pernikahan mereka sudah mendapati kebiasaan suami yang suka masturbasi.
“Sepanjang waktu dia melakukan itu. Dia melakukannya sesuka hati. Kadang setelah bekerja, sebelum tidur dan bahkan di tengah malam. Yang paling buruk, pernah saat melakukan hal tersebut saya masih berada di sampingnya. Ini sangat menyakitkan saya,” ujar wanita tersebut.
Memang sang istri telah mencoba mencari solusi permasalahan yang dimiliki suami. Dia berbicara dari hati ke hati dan menjelaskan betapa tindakan itu sangat mengganggunya. Namun jawaban suami sangat tidak memuaskan. Justru berbalik menghardik bahwa kebiasaan tersebut merupakan masalah pribadinya.
Padahal di luar kebiasaan itu, sang suami selalu bersikap baik. Kehidupan seks mereka pun berlangsung biasa-biasa saja atau tidak ada problem serius. Namun lama kelamaan istri merasa jijik jika suami mulai menyentuh. Bahkan memiliki niat ingin mengajukan gugatan cerai.
Dari cerita di atas tampaknya upaya sang istri untuk menyelesaikan masalah kehidupan seksnya terbentur oleh sifat suami yang keras kepala. Namun sangat sayang pula kalau hal itu menjadi alasan utama untuk bercerai.
Ahli seks ternama dari Amerika, Jane Greer Ph D mengatakan bahwa justru sebaliknya Anda ikut dalam permainan suami. Lho? “Jadikan kebiasaan itu sebagai bentuk permainan Anda berdua,” saran Greer seperti yang dikutip Women.com.
Menurut Greer, tindakan suami tersebut lebih mirip sebagai memenuhi kebutuhan seksualnya. Namun dia tidak ingin mengikutsertakan istri melainkan hanya melakukan sendirian setiap hasratnya muncul. Dan ketika Anda mengupayakan agar suami berhenti saat itu juga maka itu merupakan hal yang sulit dilakukan dan bahkan bukan sebagai jalan keluar yang baik untuk suami.
Greer menganjurkan agar istri mau terlibat dalam kegiatan masturbasi itu dan berusaha selalu di sekitar suami. Mungkin dengan kesabaran istri tersebut mampu mengalihkan kebiasaan suami dan melakukan kegiatan seks secara bersama-sama.
Berhenti melakukan kontrol atas diri suami. Apalagi jika suami masih sayang kepada istri. Sebaliknya lakukan kompromi yang berimbang soal kegiatan seks yang diinginkan ke dua belah pihak. Dan perlu diingat mungkin bisa membantu adalah bangkitkan kembali kenangan lama Anda berdua.
“Saat dia kali pertama mengenal dan mencium Anda. Juga saat Anda melakukan hubungan seks kali pertama dengan suami. Hal-hal tersebut bisa menjadi sumber inspirasi. Fokuskan pikiran Anda pada masalah seksual. Cari hal-hal baru yang menyegarkan kehidupan perkawinan Anda,” papar Geer soal kiat-kiatnya dalam membina hubungan seks yang serasi untuk pasangan.
Related Articles
*Widget By mfaisal
