Seks bukan hanya milik pria. Lima kata tersebut sudah sepantasnya tertanam dalam-dalam di hati dan benak wanita, terutama kaum wanita yang selama ini selalu merasa tertekan akan batasan-batasan dari arti dan tujuan hubungan seks itu sendiri.
Mengapa demikian? Sebab, bila seks hanya dimiliki oleh kaum pria, sudah tentu hanya mereka saja yang merasakan kepuasan dan kenikmatan dari hubungan seks tersebut. Sementara kaum wanita hanya gigit jari, tak merasakan sensasi aneh apalagi kenikmatan dari hubungan seks yang dilakukannya dengan pria. Tak sedikitpun terlintas untuk ikut menikmati kepuasan yang sebenarnya dapat direguk secara bersama. Dengan pikiran-pikiran tersebut, tidak heran rasanya bila kita mendengar banyak wanita yang tidak merasakan orgasme saat berhubungan intim dengan pasangannya. Beban yang mengganjal di hati dan pikiran serta sikap hanya untuk memberikan pelayanan pada pasangan secara tak langsung membuat orgasme itu sulit dicapai.
Padahal, untuk mencapai orgasme itu tidak sesulit yang dibayangkan orang. Meskipun untuk itu diperlukan ketengangan dan kenyamanan pikiran saat berhubungan intim. Yang pasti, untuk mencapai orgasme seperti yang diharapkan, buanglah jauh-jauh pikiran bahwa seks itu hanya milik pria. Wanita pun perlu mendapat kepuasan dalam bermain cinta. Bukankah cinta yang telah mempersatukan pasangan sampai ke pelaminan.
Related Articles
*Widget By mfaisal


