May 16, 2008 - admin

Menganggarkan Biaya Pesta Perkawinan/Pernikahan

Merencanakan besar pengeluaran sebelum belanja keperluan pesta perkawinan adalah salah satu cara mengendalikan melonjaknya anggaran. Catatan pengeluaran akan berguna dalam mengawasi belanja perkawinan sekaligus berfungsi mengendalikan tambahan pengeluaran.

Menetapkan Total Anggaran Perkawinan
 Biaya resepsi secara proposional merupakan bagian terbesar dari anggaran perkawinan. Dengan menentukan biaya resepsi dapat diperkirakan total anggaran perkawinan keseluruhan. Secara hitungan sederhana, total anggaran perkawinan adalah dua kali dari biaya yang dikeluarkan untuk resepsi perkawinan yaitu semua biaya yang berkaitan dengan sajian makanan, minuman, dan lokasi resepsi. Besar anggaran untuk belanja keperluan perkawinan lainnya akan mengikuti secara proposional agar pesta berkesan senada, selaras serta seimbang.

 Rumus umum mendapatkan total anggaran perkawinan adalah biaya yang dikeluarkan untuk setiap undangan x jumlah undangan x 2. Misalnya, jika ditetapkan biaya untuk setiap undangannya adalah Rp. 50.000,- dengan jumlah 200 tamu undangan, maka total anggaran yang disiapkan adalah Rp. 50.000 x 200 x 2 = Rp. 20.000.000 (dua puluh juta rupiah).
Salah satu penentu biaya resepsi adalah pilihan jenis dan variasi menu sajian. Sebagai alternatif sumber berbagai data dari variasi menu dan fasilitas resepsi adalah melalui jasa catering. Mengumpulkan informasi dari berbagai jasa catering dalam berbagai kelas tingkatan harga, memberi banyak informasi pilihan dalam menentukan anggaran resepsi yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan.

Mengoptimalkan Fungsi Catatan Anggaran
 Sebuah anggaran perkawinan terdiri dari kumpulan data diantaranya jenis pengeluaran, anggaran yang disediakan, anggaran yang dikeluarkan serta selisih antara anggaran yang disediakan dan yang dikeluarkan.
Data jenis pengeluaran sebaiknya disusun menurut daftar skala prioritas. Tiap jenis pengeluaran dijabarkan secara rinci agar perhitungan lebih akurat. Penyusunan ini berfungsi dalam mengalokasikan dana anggaran.

 Data anggaran yang disediakan merupakan jumlah alokasi dana untuk suatu jenis pengeluaran. Inventarisasi semua harga dari berbagai sumber data dan tentukan harga rata-rata dari data yang diperoleh, agar fluktuasi harga minimal. Kelengkapan dan keakuratan data-data ini harus terpenuhi agar berfungsi optimal sebagai panduan dalam melakukan belanja pengeluaran.

 Anggaran yang dikeluarkan diharapkan sesuai bahkan kurang dari anggaran yang disediakan. Jika menemui pengeluaran yang melampaui batas maka untuk menekan melonjaknya anggaran adalah dengan mengurangi pengeluaran lain. Atau dengan memindahkan kelebihan anggaran dari jenis pengeluaran lainnya.
Kata kunci untuk membuat sebuah anggaran perkawinan dapat berfungsi secara optimal adalah dengan membuat semuanya terorganisasi dengan baik. Sertakan jadwal waktu pelaksanaan untuk menghindari pemesanan mendadak yang berakibat pada tingginya biaya.
Strategi lain adalah dengan memanfaatkan hubungan baik dengan kerabat atau sahabat, jadikan mereka sebagai bagian dari pesta perkawinan Anda. Jika mereka memiliki keahlian yang dibutuhkan atau bergerak dalam salah satu usaha jasa perkawinan, maka tawarkan kepada mereka untuk bergabung sebagai alternatif hadiah perkawinan Anda berdua.

Dan nantikan artikel selanjutnya mengenai tips menghemat anggaran pernikahan, hanya ada di www.f-buzz.com

Pernikahan acara / alokasi / anggaran / biaya / budget / catatan / menganggarkan / ongkos / pengeluaran / perkawinan / Pernikahan / pesta / total /

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Ingin tulisan tampil di F-Buzz.Com website?
ingin blog anda untuk lebih dikenal dan lebih banyak pengunjung?
Klik disini
'