Hampir semua pakar seks berpendapat bahwa tidak ada jumlah yang tepat untuk menyatakan bahwa seseorang harus punya frekuensi sekian kali untuk menggolongkan ke(tidak)normalannya.
Bagi setiap orang, frekuensi seks amat unik. Ada yang bisa setiap hari, seminggu sekali, bahkan setahun sekali. Kalau tidak ada masalah dengan pasangan, sesering atau sejarang apa pun, oke-oke saja.
Dr. Boyke Dian Nugraha, konsultan seks, berpendapat bahwa seks yang sehat biasanya dilakukan 2-3 kali seminggu bagi pasangan dalam kondisi prima. Tapi, mungkin Anda juga ingin tahu berapa sering orang lain melakukan hubungan yang terintim itu?
Sebuah penelitian di Australia pada tahun 1997/1998 menunjukkan bahwa pasangan berumur 20-an melakukan 144 kali hubungan seks setahun, yang 30-an 112 kali, 40-an 78 kali, 50-an 63 kali, dan mereka yang 60-an 61 kali setahun.
Tentu saja, frekuensi yang disebutkan adalah rata-rata. Jadi, bisa saja ada orang berusia 65 masih kuat melakukan hubungan seks 6 kali seminggu, sementara yang 20 tahun malah tak pernah melakukan hubungan intim sama sekali. Yang menarik, dari penelitian itu terungkap pula bahwa 81% pasangan mengaku bahagia dengan kehidupan seksnya.
Setelah Anda tahu berapa sering kira-kira orang lain melakukan hubungan intim, apa yang akan Anda lakukan? Menambah - atau mengurangi frekuensi?
Related Articles
*Widget By mfaisal
